STANDART SARANA DAN PRASARANA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONALREPUBLIK ‎INDONESIA ‎
NOMOR 24 TAHUN 2007

TENTANG

STANDAR SARANA DAN PRASARANA UNTUK SEKOLAH ‎DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH (SD/MI), SEKOLAH MENENGAH ‎PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs), DAN SEKOLAH ‎MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) ‎
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Menimbang :bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 48 Peraturan ‎Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional ‎Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan ‎Nasional tentang Standar Sarana dan Prasarana Untuk Sekolah ‎Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah ‎Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah ‎Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA); ‎
Mengingat : 1.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem ‎Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia ‎Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik ‎Indonesia Nomor 4301); ‎
‎1‎ Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional ‎Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, ‎Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496); ‎
‎2‎ Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, ‎Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tatakerja Kementerian Negara Republik ‎Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 62 ‎Tahun 2005; ‎
‎3‎ Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai pembentukan ‎Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir ‎dengan Keputusan Presiden Nomor 31/P Tahun 2007; ‎

‎2 ‎
MEMUTUSKAN: ‎
Menetapkan: PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG ‎STANDAR SARANA DAN PRASARANA UNTUK SEKOLAH ‎DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH (SD/MI), SEKOLAH ‎MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH ‎‎(SMP/MTs), DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ‎ALIYAH (SMA/MA). ‎
Pasal 1 ‎
‎ ‎ ‎(1) Standar sarana dan prasarana untuk sekolah dasar/madrasah ‎ibtidaiyah (SD/MI), sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah ‎‎(SMP/MTs), dan sekolah menengah atas/madrasah aliyah (SMA/MA) ‎mencakup kriteria minimum sarana dan kriteria minimum prasarana. ‎
‎ ‎ ‎(2) Standar Sarana dan Prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat ‎

‎(1) tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini. ‎
Pasal 2 ‎
Penyelenggaraan pendidikan bagi satu kelompok pemukiman permanen dan ‎terpencil yang penduduknya kurang dari 1000 (seribu) jiwa dan yang tidak bisa ‎dihubungkan dengan kelompok yang lain dalam jarak tempuh 3 (tiga) kilo meter ‎melalui lintasan jalan kaki yang tidak membahayakan dapat menyimpangi ‎standar sarana dan prasarana sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini. ‎
‎3 ‎
Pasal 3 ‎
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. ‎
‎ Ditetapkan di Jakarta pada tanggal ‎‎28 Juni 2007 ‎
‎ MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, TTD ‎BAMBANG SUDIBYO ‎
Salinan sesuai dengan aslinya. Biro Hukum dan Organisasi Departemen ‎Pendidikan Nasional. Kepala Bagian Penyusunan RancanganPeraturan ‎Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I.‎
Muslikh, ‎S.H.NIP.131479478 ‎
SALINAN ‎
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 24 TAHUN ‎‎2007 TANGGAL 28 JUNI 2007‎
STANDAR SARANA DAN PRASARANASEKOLAH/MADRASAH PENDIDIKAN ‎UMUM ‎
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG ‎
Pelaksanaan pendidikan nasional harus menjamin pemerataan dan peningkatan mutu ‎pendidikan di tengah perubahan global agar warga Indonesia menjadi manusia yang ‎bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, produktif, dan berdaya ‎saing tinggi dalam pergaulan nasional maupun internasional. Untuk menjamin ‎tercapainya tujuan pendidikan tersebut, Pemerintah telah mengamanatkan penyusunan ‎delapan standar nasional pendidikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah ‎Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Standar ‎nasional pendidikan adalah kriteria minimum tentang sistem pendidikan di seluruh ‎wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. ‎
Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat pada peserta didik agar ‎dapat: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, ‎
‎(b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan ‎berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan ‎‎(e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, ‎kreatif, efektif, dan menyenangkan. Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut diperlukan ‎adanya sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana yang memadai tersebut ‎harus memenuhi ketentuan minimum yang ditetapkan dalam standar sarana dan ‎prasarana. ‎
Standar sarana dan prasarana ini disusun untuk lingkup pendidikan formal, jenis ‎pendidikan umum, jenjang pendidikan dasar dan menengah yaitu: Sekolah ‎Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah ‎‎(SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). Standar sarana ‎dan prasarana ini mencakup: ‎
‎1‎ kriteria minimum sarana yang terdiri dari perabot, peralatan pendidikan, media ‎pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dan komunikasi, serta ‎perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah/madrasah, ‎
‎2‎ kriteria minimum prasarana yang terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang, dan ‎instalasi daya dan jasa yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah/madrasah. ‎

B. KETENTUAN UMUM ‎
Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan: ‎
‎1‎ Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah. ‎
‎2‎ Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. ‎
‎3‎ Perabot adalah sarana pengisi ruang. ‎
‎4‎ Peralatan pendidikan adalah sarana yang secara langsung digunakan untuk ‎pembelajaran. ‎
‎5‎ Media pendidikan adalah peralatan pendidikan yang digunakan untuk membantu ‎komunikasi dalam pembelajaran. ‎
‎6‎ Buku adalah karya tulis yang diterbitkan sebagai sumber belajar. ‎
‎7‎ Buku teks pelajaran adalah buku pelajaran yang menjadi pegangan peserta didik dan ‎guru untuk setiap mata pelajaran. ‎
‎8‎ Buku pengayaan adalah buku untuk memperkaya pengetahuan peserta didik dan guru. ‎
‎9‎ Buku referensi adalah buku rujukan untuk mencari informasi atau data tertentu. ‎
‎10‎ Sumber belajar lainnya adalah sumber informasi dalam bentuk selain buku meliputi ‎jurnal, majalah, surat kabar, poster, situs (website), dan compact disk. ‎
‎11‎ Bahan habis pakai adalah barang yang digunakan dan habis dalam waktu relatif singkat. ‎
‎12‎ Perlengkapan lain adalah alat mesin kantor dan peralatan tambahan yang digunakan ‎untuk mendukung fungsi sekolah/madrasah. ‎
‎13‎ Teknologi informasi dan komunikasi adalah satuan perangkat keras dan lunak yang ‎berkaitan dengan akses dan pengelolaan informasi dan komunikasi. ‎
‎14‎ Lahan adalah bidang permukaan tanah yang di atasnya terdapat prasarana ‎sekolah/madrasah meliputi bangunan, lahan praktek, lahan untuk prasarana penunjang, dan lahan ‎pertamanan. ‎
‎15‎ Bangunan adalah gedung yang digunakan untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. ‎
‎16‎ Ruang kelas adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktek yang tidak memerlukan ‎peralatan khusus. ‎
‎17‎ Ruang perpustakaan adalah ruang untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari ‎berbagai jenis bahan pustaka. ‎
‎18‎ Ruang laboratorium adalah ruang untuk pembelajaran secara praktek yang memerlukan ‎peralatan khusus. ‎
‎19‎ Ruang pimpinan adalah ruang untuk pimpinan melakukan kegiatan pengelolaan ‎sekolah/madrasah. ‎
‎20‎ Ruang guru adalah ruang untuk guru bekerja di luar kelas, beristirahat, dan menerima ‎tamu. ‎
‎21‎ Ruang tata usaha adalah ruang untuk pengelolaan administrasi sekolah/madrasah. ‎
‎22‎ Ruang konseling adalah ruang untuk peserta didik mendapatkan layanan konseling dari ‎konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir. ‎
‎23‎ Ruang UKS adalah ruang untuk menangani peserta didik yang mengalami gangguan ‎kesehatan dini dan ringan di sekolah/madrasah. ‎
‎24‎ Tempat beribadah adalah tempat warga sekolah/madrasah melakukan ibadah yang ‎diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah. ‎
‎25‎ Ruang organisasi kesiswaan adalah ruang untuk melakukan kegiatan kesekretariatan ‎pengelolaan organisasi peserta didik. ‎
‎26‎ Jamban adalah ruang untuk buang air besar dan/atau kecil. ‎
‎27‎ Gudang adalah ruang untuk menyimpan peralatan pembelajaran di luar kelas, peralatan ‎sekolah/madrasah yang tidak/belum berfungsi, dan arsip sekolah/madrasah. ‎
‎28‎ Ruang sirkulasi adalah ruang penghubung antar bagian bangunan sekolah/madrasah. ‎
‎29‎ Tempat berolahraga adalah ruang terbuka atau tertutup yang dilengkapi dengan sarana ‎untuk melakukan pendidikan jasmani dan olah raga. ‎
‎30‎ Tempat bermain adalah ruang terbuka atau tertutup untuk peserta didik dapat melakukan ‎kegiatan bebas. ‎
‎31‎ Rombongan belajar adalah kelompok peserta didik yang terdaftar pada satu satuan kelas. ‎

BAB II
STANDAR SARANA DAN PRASARANA SD/MI

A. SATUAN PENDIDIKAN ‎
‎1‎ Satu SD/MI memiliki sarana dan prasarana yang dapat melayani minimum 6 rombongan ‎belajar dan maksimum 24 rombongan belajar. ‎
‎2‎ Satu SD/MI dengan enam rombongan belajar disediakan untuk 2000 penduduk, atau satu ‎desa/kelurahan. ‎
‎3‎ Pada wilayah berpenduduk lebih dari 2000 dapat dilakukan penambahan sarana dan ‎prasarana untuk melayani tambahan rombongan belajar di SD/MI yang telah ada, atau disediakan ‎SD/MI baru. ‎
‎4‎ Pada satu kelompok permukiman permanen dan terpencil dengan banyak penduduk lebih ‎dari 1000 jiwa terdapat satu SD/MI dalam jarak tempuh bagi peserta didik yang berjalan kaki ‎maksimum 3 km melalui lintasan yang tidak membahayakan. ‎

B.‎ LAHAN ‎
‎1‎ Untuk SD/MI yang memiliki 15 sampai dengan 28 peserta didik per rombongan belajar, ‎lahan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik seperti tercantum ‎pada Tabel 2.1. ‎
‎2‎ Untuk SD/MI yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan belajar, lahan ‎memenuhi ketentuan luas minimum seperti tercantum pada Tabel 2.2. ‎
‎3‎ Luas lahan yang dimaksud pada angka 2 dan 3 di atas adalah luas lahan yang dapat ‎digunakan secara efektif untuk membangun prasarana sekolah/madrasah berupa bangunan dan ‎tempat bermain/berolahraga. ‎
‎4‎ Lahan terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, ‎serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat. ‎
‎5‎ Kemiringan lahan rata-rata kurang dari 15%, tidak berada di dalam garis sempadan ‎sungai dan jalur kereta api. ‎
‎ ‎ ‎6.‎ Lahan terhindar dari gangguan-gangguan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Pencemaran air, sesuai dengan PP RI No. 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian ‎Pencemaran Air. ‎
‎ ‎ b.‎ Kebisingan, sesuai dengan Kepmen Negara KLH nomor 94/MENKLH/1992 ‎tcntang Baku Mutu Kebisingan. ‎
‎ ‎ c.‎ Pencemaran udara, sesuai dengan Kepmen Negara KLH Nomor 02/MEN ‎KLH/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan. ‎
‎6‎ Lahan sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam Peraturan Daerah tentang ‎Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota atau rencana lain yang lebih rinci dan mengikat, ‎dan mendapat izin pemanfaatan tanah dari Pemerintah Daerah setempat. ‎
‎7‎ Lahan memiliki status hak atas tanah, dan/atau memiliki izin pemanfaatan dari ‎pemegang hak atas tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk ‎jangka waktu minimum 20 tahun. ‎

Tabel 2.1 Rasio Minimum Luas Lahan terhadap Peserta Didik ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik (m2/peserta ‎didik) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎6 ‎ ‎12,7 ‎ ‎7,0 ‎ ‎4,9 ‎
‎2 ‎ ‎7-12 ‎ ‎11,1 ‎ ‎6,0 ‎ ‎4,2 ‎
‎3 ‎ ‎13-18 ‎ ‎10,6 ‎ ‎5,6 ‎ ‎4,1 ‎
‎4 ‎ ‎19-24 ‎ ‎10,3 ‎ ‎5,5 ‎ ‎4,1 ‎

Tabel 2.2 Luas Minimum Lahan untuk SD/MI yang Memiliki Kurang dari 15 Peserta Didik per ‎Rombongan Belajar ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Luas minimum lahan (m2) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎6 ‎ ‎1340 ‎ ‎770 ‎ ‎710 ‎
‎2 ‎ ‎7-12 ‎ ‎2240 ‎ ‎1220 ‎ ‎850 ‎
‎3 ‎ ‎13-18 ‎ ‎3170 ‎ ‎1690 ‎ ‎1160 ‎
‎4 ‎ ‎19-24 ‎ ‎4070 ‎ ‎2190 ‎ ‎1460 ‎

C.‎ BANGUNAN ‎
‎1‎ Untuk SD/MI yang memiliki 15 sampai dengan 28 peserta didik per rombongan belajar, ‎bangunan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lantai terhadap peserta didik seperti ‎tercantum pada Tabel 2.3. ‎
‎ ‎ ‎2.‎ Untuk SD/MI yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan ‎belajar, lantai bangunan memenuhi ketentuan luas minimum seperti tercantum pada Tabel ‎
‎ ‎ ‎2.4. ‎
‎ ‎ ‎3.‎ Bangunan memenuhi ketentuan tata bangunan yang terdiri dari: ‎
‎ ‎ a.‎ koefisien dasar bangunan maksimum 30 %; ‎
‎ ‎ b.‎ koefisien lantai bangunan dan ketinggian maksimum bangunan yang ditetapkan ‎dalam Peraturan Daerah; ‎
‎ ‎ c.‎ jarak bebas bangunan yang meliputi garis sempadan bangunan dengan as jalan, ‎tepi sungai, tepi pantai, jalan kereta api, dan/atau jaringan tegangan tinggi, jarak antara bangunan ‎dengan batas-batas persil, dan jarak antara as jalan dan pagar halaman yang ditetapkan dalam ‎Peraturan Daerah. ‎
‎ ‎ ‎4.‎ Bangunan memenuhi persyaratan keselamatan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Memiliki konstruksi yang stabil dan kukuh sampai dengan kondisi pembebanan ‎maksimum dalam mendukung beban muatan hidup dan beban muatan mati, serta untuk ‎daerah/zona tertentu kemampuan untuk menahan gempa dan kekuatan alam lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Dilengkapi sistem proteksi pasif dan/atau proteksi aktif untuk mencegah dan ‎menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. ‎
‎ ‎ ‎5.‎ Bangunan memenuhi persyaratan kesehatan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Mempunyai fasilitas secukupnya untuk ventilasi udara dan pencahayaan yang ‎memadai. ‎
‎ ‎ b.‎ Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan meliputi saluran air bersih, ‎saluran air kotor dan/atau air limbah, tempat sampah, dan saluran air hujan. ‎
‎ ‎ c.‎ Bahan bangunan yang aman bagi kesehatan pengguna bangunan dan tidak ‎menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. ‎
‎2‎ Bangunan menyediakan fasilitas dan aksesibilitas yang mudah, aman, dan nyaman ‎termasuk bagi penyandang cacat. ‎
‎ ‎ ‎7.‎ Bangunan memenuhi persyaratan kenyamanan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Bangunan mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu kegiatan ‎pembelajaran. ‎
‎ ‎ b.‎ Setiap ruangan memiliki pengaturan penghawaan yang baik. ‎
‎ ‎ c.‎ Setiap ruangan dilengkapi dengan lampu penerangan. ‎
‎ ‎ ‎8.‎ Bangunan bertingkat memenuhi persyaratan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Maksimum terdiri dari tiga lantai. ‎
‎ ‎ b.‎ Dilengkapi tangga yang mempertimbangkan kemudahan, keamanan, ‎keselamatan, dan kesehatan pengguna. ‎
‎ ‎ ‎9.‎ Bangunan dilengkapi sistem keamanan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar darurat, dan jalur evakuasi jika ‎terjadi bencana kebakaran dan/atau bencana lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Akses evakuasi yang dapat dicapai dengan mudah dan dilengkapi penunjuk arah ‎yang jelas. ‎
‎3‎ Bangunan dilengkapi instalasi listrik dengan daya minimum 900 watt. ‎
‎4‎ Pembangunan gedung atau ruang baru harus dirancang, dilaksanakan, dan diawasi secara ‎profesional. ‎
‎5‎ Kualitas bangunan minimum permanen kelas B, sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 ‎Pasal 45, dan mengacu pada Standar PU. ‎
‎6‎ Bangunan sekolah/madrasah baru dapat bertahan minimum 20 tahun. ‎
‎ ‎ ‎14. Pemeliharaan bangunan sekolah/madrasah adalah sebagai berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Pemeliharaan ringan, meliputi pengecatan ulang, perbaikan sebagian daun ‎jendela/pintu, penutup lantai, penutup atap, plafon, instalasi air dan listrik, dilakukan minimum ‎sekali dalam 5 tahun. ‎
‎ ‎ b.‎ Pemeliharaan berat, meliputi penggantian rangka atap, rangka plafon, rangka ‎kayu, kusen, dan semua penutup atap, dilakukan minimum sekali dalam 20 tahun. ‎
‎7‎ Bangunan dilengkapi izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan sesuai ketentuan ‎peraturan perundang-undangan yang berlaku. ‎

Tabel 2.3 Rasio Minimum Luas Lantai Bangunan terhadap Peserta Didik ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Rasio minimum luas lantai bangunan terhadap peserta didik ‎‎(m2/peserta didik) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎6 ‎ ‎3,8 ‎ ‎4,2 ‎ ‎4,4 ‎
‎2 ‎ ‎7-12 ‎ ‎3,3 ‎ ‎3,6 ‎ ‎3,6 ‎
‎3 ‎ ‎13-18 ‎ ‎3,2 ‎ ‎3,4 ‎ ‎3,4 ‎
‎4 ‎ ‎19-24 ‎ ‎3,1 ‎ ‎3,3 ‎ ‎3,3 ‎

Tabel 2.4 Luas Minimum Lantai Bangunan untuk SD/MI yang Memiliki Kurang dari 15 Peserta Didik ‎per Rombongan Belajar ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Luas minimum lantai bangunan (m2) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎6‎ ‎ 400‎ ‎ 460 ‎ ‎490 ‎
‎2 ‎ ‎7-12‎ ‎ 670 ‎ ‎730 ‎ ‎760 ‎
‎3 ‎ ‎13-18‎ ‎ 950 ‎ ‎1010 ‎ ‎1040 ‎
‎4 ‎ ‎19-24 ‎ ‎1220 ‎ ‎1310 ‎ ‎1310 ‎

D.‎ KETENTUAN PRASARANA DAN SARANA ‎
Sebuah SD/MI sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: ‎
‎1‎ ruang kelas, ‎
‎2‎ ruang perpustakaan, ‎
‎3‎ laboratorium IPA, ‎
‎4‎ ruang pimpinan, ‎
‎5‎ ruang guru, ‎
‎6‎ tempat beribadah, ‎
‎7‎ ruang UKS, ‎
‎8‎ jamban, ‎
‎9‎ gudang, ‎
‎10‎ ruang sirkulasi, ‎
‎11‎ tempat bermain/berolahraga.Ketentuan mengenai prasarana tersebut beserta sarana yang ‎ada di dalamnya diaturdalam standar sebagai berikut.‎

‎1. Ruang Kelas ‎
‎ ‎ a.‎ Fungsi ruang kelas adalah tempat kegiatan pembelajaran teori, praktek yang ‎tidak memerlukan peralatan khusus, atau praktek dengan alat khusus yang mudah dihadirkan. ‎
‎ ‎ b.‎ Jumlah minimum ruang kelas sama dengan banyak rombongan belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Kapasitas maksimum ruang kelas adalah 28 peserta didik. ‎
‎ ‎ d.‎ Rasio minimum luas ruang kelas adalah 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan ‎belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang kelas adalah 30 m2 . ‎Lebar minimum ruang kelas adalah 5 m. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang kelas memiliki jendela yang memungkinkan pencahayaan yang memadai ‎untuk membaca buku dan untuk memberikan pandangan ke luar ruangan. ‎
‎ ‎ f.‎ Ruang kelas memiliki pintu yang memadai agar peserta didik dan guru dapat ‎segera keluar ruangan jika terjadi bahaya, dan dapat dikunci dengan baik saat tidak digunakan. ‎
‎ ‎ g.‎ Ruang kelas dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.5. ‎

Tabel 2.5 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Kelas ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran sesuai dengan ‎kelompok usia peserta didik dan ‎mendukung pembentukan postur tubuh ‎yang baik, minimum dibedakan dimensinya ‎untuk kelas 1-3 dan kelas 4-6. Desain ‎dudukan dan sandaran membuat peserta ‎didik nyaman belajar. ‎
‎1.2 ‎ Meja peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran sesuai dengan ‎kelompok usia peserta didik dan ‎mendukung pembentukan postur tubuh ‎yang baik, minimum dibedakan dimensinya ‎untuk kelas 1-3 dan kelas 4-6. Desain ‎memungkinkan kaki peserta didik masuk ‎dengan leluasa ke bawah meja. ‎
‎1.3 ‎ Kursi guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Meja guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎bekerja dengan nyaman. ‎
‎1.5 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan yang ‎diperlukan kelas. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1.6 ‎ Rak hasil karya ‎peserta didik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk meletakkan hasil karya seluruh ‎peserta didik yang ada di kelas. Dapat ‎berupa rak terbuka atau lemari. ‎
‎1.7 ‎ Papan pajang ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran minimum ‎‎60 cm x 120 cm. ‎
‎2 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Alat peraga ‎ ‎[lihat daftar sarana laboratorium IPA] ‎
‎3 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran minimum ‎‎90 cm x 200 cm. Ditempatkan pada posisi ‎yang memungkinkan seluruh peserta didik ‎melihatnya dengan jelas. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎4.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.2 ‎ Tempat cuci ‎tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.4 ‎ Kotak kontak ‎ 1 buah/ruang ‎

‎2. Ruang Perpustakaan ‎
‎ ‎ a. Ruang perpustakaan berfungsi sebagai tempat kegiatan peserta didik dan guru ‎memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka dengan membaca, mengamati, ‎mendengar, dan sekaligus tempat petugas mengelola perpustakaan. ‎
‎ ‎ b. Luas minimum ruang perpustakaan sama dengan luas satu ruang kelas. Lebar ‎minimum ruang perpustakaan adalah 5 m. ‎
‎ ‎ c. Ruang perpustakaan dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang memadai ‎untuk membaca buku. ‎
‎ ‎ d. Ruang perpustakaan terletak di bagian sekolah/madrasah yang mudah dicapai. ‎
‎ ‎ e. Ruang perpustakaan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.6. ‎

Tabel 2.6 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Perpustakaan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Buku ‎
‎1.1 ‎ Buku teks ‎pelajaran ‎ ‎1 eksemplar/mata ‎pelajaran/peserta ‎didik, ditambah 2 ‎eksemplar/mata ‎pelajaran/sekolah ‎ Termasuk dalam daftar buku teks ‎pelajaran yang ditetapkan oleh ‎Mendiknas dan daftar buku teks muatan ‎lokal yang ditetapkan oleh Gubernur atau ‎Bupati/Walikota. ‎
‎1.2 ‎ Buku panduan ‎pendidik ‎ ‎1 eksemplar/mata ‎pelajaran/guru mata ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
pelajaran ‎bersangkutan, ‎ditambah 1 ‎eksemplar/mata ‎pelajaran/sekolah ‎
‎1.3 ‎ Buku pengayaan ‎ ‎840 judul/sekolah ‎ Terdiri dari 60% non-fiksi dan 40% ‎fiksi. Banyak eksemplar/sekolah ‎minimum: 1000 untuk 6 rombongan ‎belajar, 1500 untuk 7-12 rombongan ‎belajar, 2000 untuk 13-24 rombongan ‎belajar. ‎
‎1.4 ‎ Buku referensi ‎ ‎10 judul/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya meliputi Kamus ‎Besar Bahasa Indonesia, kamus Bahasa ‎Inggris, ensiklopedi, buku statistik ‎daerah, buku telepon, kitab undang-‎undang dan peraturan, dan kitab suci. ‎
‎1.5 ‎ Sumber belajar ‎lain ‎ ‎10 judul/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya meliputi majalah, ‎surat kabar, globe, peta, gambar ‎pahlawan nasional, CD pembelajaran, ‎dan alat peraga matematika. ‎
‎2 ‎ Perabot ‎
‎2.1 ‎ Rak buku ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi dengan baik. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi buku dengan mudah. ‎
‎2.2 ‎ Rak majalah ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi majalah. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi majalah dengan ‎mudah. ‎
‎2.3 ‎ Rak surat kabar ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi suratkabar. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi suratkabar dengan ‎mudah. ‎
‎2.4 ‎ Meja baca ‎ ‎10 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan oleh peserta didik. Desain ‎memungkinkan kaki peserta didik masuk ‎dengan leluasa ke bawah meja. ‎
‎2.5 ‎ Kursi baca ‎ ‎10 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan oleh peserta didik. Desain ‎dudukan dan sandaran membuat peserta ‎didik nyaman belajar. ‎
‎2.6 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran yang ‎memadai untuk bekerja ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
dengan nyaman. ‎
‎2.7 ‎ Meja kerja/ ‎sirkulasi ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran yang ‎memadai untuk bekerja dengan nyaman. ‎
‎2.8 ‎ Lemari katalog ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Cukup untuk menyimpan kartu-kartu ‎katalog. Lemari katalog dapat diganti ‎dengan meja untuk menempatkan ‎katalog. ‎
‎2.9 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menampung seluruh peralatan ‎untuk pengelolaan perpustakaan. Dapat ‎dikunci. ‎
‎2.10‎ ‎ Papan ‎pengumuman ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Ukuran minimum 1 m2 . ‎
‎2.11 ‎ Meja multimedia ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menampung seluruh peralatan ‎multimedia. ‎
‎3 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Peralatan ‎multimedia ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya terdiri dari 1 set ‎komputer (CPU, monitor minimum 15 ‎inci, printer), TV, radio, dan pemutar ‎VCD/DVD. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎4.1 ‎ Buku inventaris ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎4.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.3 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.4 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎3. Laboratorium IPA ‎
‎ ‎ a.‎ Laboratorium IPA dapat memanfaatkan ruang kelas. ‎
‎ ‎ b.‎ Sarana laboratorium IPA berfungsi sebagai alat bantu mendukung kegiatan ‎dalam bentuk percobaan. ‎
‎ ‎ c.‎ Setiap SD/MI dilengkapi sarana laboratorium IPA seperti tercantum pada Tabel ‎‎2.7. ‎

Tabel 2.7 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium IPA ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan seluruh alat peraga. ‎Tertutup dan dapat dikunci. Dapat ‎memanfaatkan lemari yang terdapat di ‎ruang kelas. ‎
‎2 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2.1 ‎ Model kerangka ‎manusia ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Tinggi minimum 125 cm. Mudah ‎dibawa. ‎
‎2.2 ‎ Model tubuh manusia ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Tinggi minimum 125 cm. Dapat diamati ‎dengan mudah oleh seluruh peserta ‎didik. Dapat dibongkar pasang. Mudah ‎dibawa. ‎
‎2.3 ‎ Globe ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Diameter minimum 40 cm. Memiliki ‎penyangga dan dapat diputar. Dapat ‎memanfaatkan globe yang terdapat di ‎ruang perpustakaan. ‎
‎2.4 ‎ Model tata surya ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Dapat mendemonstrasikan terjadinya ‎fenomena gerhana. ‎
‎2.5 ‎ Kaca pembesar ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.6 ‎ Cermin datar ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.7 ‎ Cermin cekung ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.8 ‎ Cermin cembung ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.9 ‎ Lensa datar ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.10 ‎ Lensa cekung ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.11 ‎ Lensa cembung ‎ ‎6 buah/sekolah ‎
‎2.12 ‎ Magnet batang ‎ ‎6 buah/sekolah ‎ Dapat mendemonstrasikan gaya magnet. ‎
‎2.13 ‎ Poster IPA, terdiri ‎dari: a) metamorfosis, ‎b) hewan langka, c) ‎hewan dilindungi, d) ‎tanaman khas ‎Indonesia, e) contoh ‎ekosistem f) sistem-‎sistem pernapasan ‎hewan ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Jelas terbaca dan berwarna, ukuran ‎minimum A1. ‎

‎4. Ruang Pimpinan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang pimpinan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan pengelolaan ‎sekolah/madrasah, pertemuan dengan sejumlah kecil guru, orang tua murid, unsur komite ‎sekolah/majelis madrasah, petugas dinas pendidikan, atau tamu lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang pimpinan 12 m2 dan lebar minimum 3 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang pimpinan mudah diakses oleh guru dan tamu sekolah/madrasah, dapat ‎dikunci dengan baik. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang pimpinan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.8. ‎

Tabel 2.8 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Pimpinan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi pimpinan ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja pimpinan ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk bekerja dengan nyaman. ‎
‎1.3 ‎ Kursi dan meja ‎tamu ‎ ‎1 set/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk 5 orang duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan pimpinan ‎sekolah/madrasah. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.5 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎lain ‎
‎2.1 ‎ Simbol ‎kenegaraan ‎ ‎1 set/ruang ‎ Terdiri dari Bendera Merah Putih, Garuda ‎Pancasila, Gambar Presiden RI, dan ‎Gambar Wakil Presiden RI. ‎
‎2.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.3 ‎ Mesin ‎ketik/komputer ‎ ‎1 set/sekolah ‎
‎2.4 ‎ Filing cabinet ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.5 ‎ Brankas ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.6 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎5. Ruang Guru ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang guru berfungsi sebagai tempat guru bekerja dan istirahat serta menerima ‎tamu, baik peserta didik maupun tamu lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Rasio minimum luas ruang guru 4 m2/pendidik dan luas minimum 32 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang guru mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari luar ‎lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang guru dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.9.‎

‎ Tabel 2.9 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Guru ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, dan aman. Model meja ‎setengah biro. Ukuran memadai untuk ‎menulis, membaca, memeriksa pekerjaan, ‎dan memberikan konsultasi. ‎
‎1.3 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/guru atau ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 buah yang ‎digunakan ‎bersama oleh ‎semua guru ‎ perlengkapan guru untuk persiapan dan ‎pelaksanaan pembelajaran. Tertutup dan ‎dapat dikunci. ‎
‎1.4 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎1.5 ‎ Papan ‎pengumuman ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.2 ‎ Tempat cuci ‎tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.4 ‎ Penanda waktu ‎ ‎1 buah/sekolah ‎

‎6. Tempat Beribadah ‎
‎ ‎ a.‎ Tempat beribadah berfungsi sebagai tempat warga sekolah/madrasah melakukan ‎ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah. ‎
‎ ‎ b.‎ Banyak tempat beribadah sesuai dengan kebutuhan tiap SD/MI, dengan luas ‎minimum 12 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Tempat beribadah dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.10. ‎

Tabel 2.10 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Beribadah ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari/rak ‎ ‎1 buah/tempat ‎ibadah ‎ Ukuran memadai untuk menyimpan ‎perlengkapan ibadah. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan lain ‎
‎2.1 ‎ Perlengkapan ibadah ‎ Disesuaikan dengan kebutuhan. ‎
‎2.2 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/tempat ‎ibadah ‎

‎7. ‎ Ruang UKS ‎
a. ‎ Ruang UKS berfungsi sebagai tempat untuk penanganan dini peserta didik ‎
yang mengalami gangguan kesehatan di sekolah/madrasah. ‎
b. ‎c. ‎ Ruang UKS dapat dimanfaatkan sebagai ruang konseling. Luas minimum ‎ruang UKS 12 m2 . ‎
d. ‎ Ruang UKS dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.11. ‎

Tabel 2.11 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang UKS ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Tempat tidur ‎ ‎1 set/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎1.2 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci. ‎
‎1.3 ‎ Meja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎1.4 ‎ Kursi ‎ ‎2 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎2.1 ‎ Catatan kesehatan ‎peserta didik ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎2.2 ‎ Perlengkapan P3K ‎ ‎1 set/ruang ‎ Tidak kadaluarsa. ‎
‎2.3 ‎ Tandu ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.4 ‎ Selimut ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.5 ‎ Tensimeter ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.6 ‎ Termometer badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.7 ‎ Timbangan badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.8 ‎ Pengukur tinggi ‎badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.9 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.10 ‎ Tempat cuci tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.11 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎8. Jamban ‎
‎ ‎ a.‎ Jamban berfungsi sebagai tempat buang air besar dan/atau kecil. ‎
‎ ‎ b.‎ Minimum terdapat 1 unit jamban untuk setiap 60 peserta didik pria, 1 unit ‎jamban untuk setiap 50 peserta didik wanita, dan 1 unit jamban untuk guru. Jumlah minimum ‎jamban setiap sekolah/madrasah 3 unit. ‎
‎ ‎ c.‎ Luas minimum 1 unit jamban 2 m2 . ‎
‎ ‎ d.‎ Jamban harus berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan. ‎
‎ ‎ e.‎ Tersedia air bersih di setiap unit jamban. ‎
‎ ‎ f.‎ Jamban dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.12. ‎

Tabel 2.12 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Jamban ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎1.1 ‎ Kloset jongkok ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Saluran berbentuk leher angsa. ‎
‎1.2 ‎ Tempat air ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Volume minimum 200 liter. Berisi air ‎bersih. ‎
‎1.3 ‎ Gayung ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.4 ‎ Gantungan ‎pakaian ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.5 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎9. Gudang ‎
‎ ‎ a.‎ Gudang berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan pembelajaran di luar ‎kelas, tempat menyimpan sementara peralatan sekolah/madrasah yang tidak/belum berfungsi, ‎dan tempat menyimpan arsip sekolah/madrasah yang telah berusia lebih dari 5 tahun. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum gudang 18 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Gudang dapat dikunci. ‎
‎ ‎ d.‎ Gudang dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 2.13. ‎

Tabel 2.13 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Gudang ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan alat-alat dan arsip ‎berharga. ‎
‎1.2 ‎ Rak ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan peralatan olahraga, ‎kesenian, dan keterampilan. ‎

‎10. Ruang Sirkulasi ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang sirkulasi horizontal berfungsi sebagai tempat penghubung antar ruang ‎dalam bangunan sekolah/madrasah dan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan bermain dan ‎interaksi sosial peserta didik di luar jam pelajaran, terutama pada saat hujan ketika tidak ‎memungkinkan kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang sirkulasi horizontal berupa koridor yang menghubungkan ruang-ruang di ‎dalam bangunan sekolah/madrasah dengan luas minimum 30% dari luas total seluruh ruang pada ‎bangunan, lebar minimum 1,8 m, dan tinggi minimum 2,5 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang sirkulasi horizontal dapat menghubungkan ruang-ruang dengan baik, ‎beratap, serta mendapat pencahayaan dan penghawaan yang cukup. ‎
‎ ‎ d.‎ Koridor tanpa dinding pada lantai atas bangunan bertingkat dilengkapi pagar ‎pengaman dengan tinggi 90-110 cm. ‎
‎ ‎ e.‎ Bangunan bertingkat dilengkapi tangga. Bangunan bertingkat dengan panjang ‎lebih dari 30 m dilengkapi minimum dua buah tangga. ‎
‎ ‎ f.‎ Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak ‎lebih dari 25 m. ‎
‎ ‎ g.‎ Lebar minimum tangga 1,5 m, tinggi maksimum anak tangga 17 cm, lebar anak ‎tangga 25-30 cm, dan dilengkapi pegangan tangan yang kokoh dengan tinggi 85-90 cm. ‎
‎ ‎ h.‎ Tangga yang memiliki lebih dari 16 anak tangga harus dilengkapi bordes dengan ‎lebar minimum sama dengan lebar tangga. ‎
‎ ‎ i.‎ Ruang sirkulasi vertikal dilengkapi pencahayaan dan penghawaan yang cukup. ‎

‎11. Tempat Bermain/Berolahraga ‎
‎ ‎ a.‎ Tempat bermain/berolahraga berfungsi sebagai area bermain, berolahraga, ‎pendidikan jasmani, upacara, dan kegiatan ekstrakurikuler. ‎
‎ ‎ b.‎ Rasio minimum luas tempat bermain/berolahraga 3 m2/peserta didik. Untuk ‎SD/MI dengan banyak peserta didik kurang dari 180, luas minimum tempat bermain/berolahraga ‎‎540 m2. Di dalam luasan tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolahraga berukuran ‎minimum 20 m x 15 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Tempat bermain/berolahraga yang berupa ruang terbuka sebagian ditanami ‎pohon penghijauan. ‎
‎ ‎ d.‎ Tempat bermain/berolahraga diletakkan di tempat yang tidak mengganggu ‎proses pembelajaran di kelas. ‎
‎ ‎ e.‎ Tempat bermain/berolahraga tidak digunakan untuk tempat parkir. ‎
‎ ‎ f.‎ Ruang bebas yang dimaksud di atas memiliki permukaan datar, drainase baik, ‎dan tidak terdapat pohon, saluran air, serta benda-benda lain yang mengganggu kegiatan ‎olahraga. ‎
‎ ‎ g.‎ Tempat bermain/berolahraga dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada ‎Tabel 2.14. ‎

Tabel 2.14 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Bermain/Berolahraga ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎1.1 ‎ Tiang bendera ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. ‎
‎1.2 ‎ Bendera ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Ukuran sesuai ketentuan yang berlaku. ‎
‎1.3 ‎ Peralatan bola voli ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.4 ‎ Peralatan sepak bola ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.5 ‎ Peralatan senam ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum matras, peti loncat, tali loncat, ‎simpai, bola plastik, tongkat. ‎
‎1.6 ‎ Peralatan atletik ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum lembing, cakram, peluru, tongkat ‎estafet, dan bak loncat. ‎
‎1.7 ‎ Peralatan seni ‎budaya ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Disesuaikan dengan potensi masing-masing ‎SD/MI. ‎
‎1.8 ‎ Peralatan ‎ketrampilan ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Disesuaikan dengan potensi masing-masing ‎SD/MI. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎2.1 ‎ Pengeras suara ‎ ‎1 set/sekolah ‎
‎2.2 ‎ Tape recorder ‎ ‎1 buah/sekolah ‎

BAB III STANDAR SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH ‎MENENGAHPERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs) ‎
A. SATUAN PENDIDIKAN ‎
‎1‎ Satu SMP/MTs memiliki sarana dan prasarana yang dapat melayani minimum 3 ‎rombongan belajar dan maksimum 27 rombongan belajar. ‎
‎2‎ Minimum satu SMP/MTs disediakan untuk satu kecamatan. ‎
‎3‎ Seluruh SMP/MTs dalam setiap kecamatan menampung semua lulusan SD/MI di ‎kecamatan tersebut. ‎
‎4‎ Lokasi setiap SMP/MTs dapat ditempuh peserta didik yang berjalan kaki maksimum 6 ‎km melalui lintasan yang tidak membahayakan. ‎

B.‎ LAHAN ‎
‎1‎ Untuk SMP/MTs yang memiliki 15 sampai dengan 32 peserta didik per rombongan ‎belajar, lahan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik seperti ‎tercantum pada Tabel 3.1. ‎
‎ ‎ ‎2.‎ Untuk SMP/MTs yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan ‎belajar, lahan memenuhi ketentuan luas minimum seperti tercantum pada Tabel ‎
‎ ‎ ‎3.2. ‎
‎2‎ Luas lahan yang dimaksud pada angka 1 dan 2 di atas adalah luas lahan yang dapat ‎digunakan secara efektif untuk membangun prasarana sekolah/madrasah berupa bangunan dan ‎tempat bermain/berolahraga. ‎
‎3‎ Lahan terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, ‎serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat. ‎
‎4‎ Kemiringan lahan rata-rata kurang dari 15%, tidak berada di dalam garis sempadan ‎sungai dan jalur kereta api. ‎
‎ ‎ ‎6.‎ Lahan terhindar dari gangguan-gangguan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Pencemaran air, sesuai dengan PP RI No. 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian ‎Pencemaran Air. ‎
‎ ‎ b.‎ Kebisingan, sesuai dengan Kepmen Negara KLH nomor 94/MENKLH/1992 ‎tcntang Baku Mutu Kebisingan. ‎
‎ ‎ c.‎ Pencemaran udara, sesuai dengan Kepmen Negara KLH Nomor 02/MEN ‎KLH/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan. ‎
‎5‎ Lahan sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam Peraturan Daerah tentang ‎Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota atau rencana lain yang lebih rinci dan mengikat, ‎dan mendapat izin pemanfaatan tanah dari Pemerintah Daerah setempat. ‎
‎6‎ Lahan memiliki status hak atas tanah, dan/atau memiliki izin pemanfaatan dari ‎pemegang hak atas tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk ‎jangka waktu minimum 20 tahun. ‎

Tabel 3.1 Rasio Minimum Luas Lahan terhadap Peserta Didik ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik (m2/peserta ‎didik) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎22,9 ‎ ‎14,3 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎16,8 ‎ ‎ 8,5 ‎ ‎7,0 ‎
‎3 ‎ ‎ 7- 9 ‎ ‎13,8 ‎ ‎ 7,5 ‎ ‎5,0 ‎
‎4 ‎ ‎10-12 ‎ ‎12,8 ‎ ‎6,8 ‎ ‎4,5 ‎
‎5 ‎ ‎13-15 ‎ ‎12,2 ‎ ‎6,6 ‎ ‎4,4 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎11,9 ‎ ‎6,3 ‎ ‎4,3 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎11,6 ‎ ‎6,2 ‎ ‎4,2 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎11,4 ‎ ‎6,1 ‎ ‎4,2 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎11,2 ‎ ‎6,0 ‎ ‎4,2 ‎

Tabel 3.2 Luas Minimum Lahan untuk SMP/MTs yang Memiliki Kurang dari 15 Peserta Didik per ‎Rombongan Belajar ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Luas minimum lahan (m2) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎1420 ‎ ‎1240 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎1800 ‎ ‎1310 ‎ ‎1220 ‎
‎3 ‎ ‎ 7- 9 ‎ ‎2270 ‎ ‎1370 ‎ ‎1260 ‎
‎4 ‎ ‎10-12 ‎ ‎2740 ‎ ‎1470 ‎ ‎1310 ‎
‎5 ‎ ‎13-15 ‎ ‎3240 ‎ ‎1740 ‎ ‎1360 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎3800 ‎ ‎2050 ‎ ‎1410 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎4240 ‎ ‎2270 ‎ ‎1520 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎4770 ‎ ‎2550 ‎ ‎1700 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎5240 ‎ ‎2790 ‎ ‎1860 ‎

C.‎ BANGUNAN ‎
‎1.‎ Untuk SMP/MTs yang memiliki 15 sampai dengan 32 peserta didik per rombongan belajar, ‎bangunan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lantai terhadap peserta didik seperti ‎tercantum pada Tabel 3.3. ‎
Tabel 3.3 Rasio Minimum Luas Lantai Bangunan terhadap Peserta Didik ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Rasio minimum luas lantai bangunan terhadap peserta didik ‎‎(m2/peserta didik) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎6,9 ‎ ‎7,6 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎4,8 ‎ ‎5,1 ‎ ‎5,3 ‎
‎3 ‎ ‎7-9 ‎ ‎4,1 ‎ ‎4,5 ‎ ‎4,5 ‎
‎4 ‎ ‎10-12 ‎ ‎3,8 ‎ ‎4,1 ‎ ‎4,1 ‎
‎5 ‎ ‎13-15 ‎ ‎3,7 ‎ ‎3,9 ‎ ‎4,0 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎3,6 ‎ ‎3,8 ‎ ‎3,8 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎3,5 ‎ ‎3,7 ‎ ‎3,7 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎3,4 ‎ ‎3,6 ‎ ‎3,7 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎3,4 ‎ ‎3,6 ‎ ‎3,6 ‎

‎1‎ Untuk SMP/MTs yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan ‎belajar, lantai bangunan memenuhi ketentuan luas minimum seperti tercantum pada ‎Tabel 3.4. ‎
‎ ‎ ‎3.‎ Bangunan memenuhi ketentuan tata bangunan yang terdiri dari: ‎
‎ ‎ a.‎ koefisien dasar bangunan maksimum 30 %; ‎
‎ ‎ b.‎ koefisien lantai bangunan dan ketinggian maksimum bangunan yang ‎ditetapkan dalam Peraturan Daerah; ‎
‎ ‎ c.‎ jarak bebas bangunan yang meliputi garis sempadan bangunan dengan ‎as jalan, tepi sungai, tepi pantai, jalan kereta api, dan/atau jaringan tegangan tinggi, ‎jarak antara bangunan dengan batas-batas persil, dan jarak antara as jalan dan pagar ‎halaman yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah. ‎
‎ ‎ ‎4.‎ Bangunan memenuhi persyaratan keselamatan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Memiliki konstruksi yang stabil dan kukuh sampai dengan kondisi ‎pembebanan maksimum dalam mendukung beban muatan hidup dan beban muatan ‎mati, serta untuk daerah/zona tertentu kemampuan untuk menahan gempa dan ‎kekuatan alam lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Dilengkapi sistem proteksi pasif dan/atau proteksi aktif untuk ‎mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. ‎
‎ ‎ ‎5.‎ Bangunan memenuhi persyaratan kesehatan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Mempunyai fasilitas secukupnya untuk ventilasi udara dan ‎pencahayaan yang memadai. ‎
‎ ‎ b.‎ Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan meliputi saluran air ‎bersih, saluran air kotor dan/atau air limbah, tempat sampah, dan saluran air hujan. ‎
‎ ‎ c.‎ Bahan bangunan yang aman bagi kesehatan pengguna bangunan dan ‎tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. ‎
‎2‎ Bangunan menyediakan fasilitas dan aksesibilitas yang mudah, aman, dan ‎nyaman termasuk bagi penyandang cacat. ‎
‎ ‎ ‎7.‎ Bangunan memenuhi persyaratan kenyamanan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Bangunan mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu ‎kegiatan pembelajaran. ‎
‎ ‎ b.‎ Setiap ruangan memiliki pengaturan penghawaan yang baik. ‎
‎ ‎ c.‎ Setiap ruangan dilengkapi dengan lampu penerangan. ‎
‎ ‎ ‎8.‎ Bangunan bertingkat memenuhi persyaratan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Maksimum terdiri dari tiga lantai. ‎
‎ ‎ b.‎ Dilengkapi tangga yang mempertimbangkan kemudahan, keamanan, ‎keselamatan, dan kesehatan pengguna. ‎
‎ ‎ ‎9.‎ Bangunan dilengkapi sistem keamanan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar darurat, dan jalur ‎evakuasi jika terjadi bencana kebakaran dan/atau bencana lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Akses evakuasi yang dapat dicapai dengan mudah dan dilengkapi ‎penunjuk arah yang jelas. ‎
‎3‎ Bangunan dilengkapi instalasi listrik dengan daya minimum 1300 watt. ‎
‎4‎ Pembangunan gedung atau ruang baru harus dirancang, dilaksanakan, dan ‎diawasi secara profesional. ‎
‎5‎ Kualitas bangunan minimum permanen kelas B, sesuai dengan PP No. 19 Tahun ‎‎2005 Pasal 45, dan mengacu pada Standar PU. ‎
‎6‎ Bangunan sekolah/madrasah baru dapat bertahan minimum 20 tahun. ‎
‎ ‎ ‎14. Pemeliharaan bangunan sekolah/madrasah adalah sebagai berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Pemeliharaan ringan, meliputi pengecatan ulang, perbaikan sebagian ‎daun jendela/pintu, penutup lantai, penutup atap, plafon, instalasi air dan listrik, ‎dilakukan minimum sekali dalam 5 tahun. ‎
‎ ‎ b.‎ Pemeliharaan berat, meliputi penggantian rangka atap, rangka plafon, ‎rangka kayu, kusen, dan semua penutup atap, dilakukan minimum sekali dalam 20 ‎tahun. ‎
‎7‎ Bangunan dilengkapi izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan sesuai ‎ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ‎

Tabel 3.4 Luas Minimum Lantai Bangunan untuk SMP/MTs yang Memiliki Kurang dari 15 Peserta ‎Didik per Rombongan Belajar ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Luas minimum lantai bangunan (m2) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎420 ‎ ‎480 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎540 ‎ ‎610 ‎ ‎640 ‎
‎3 ‎ ‎7-9 ‎ ‎680 ‎ ‎740 ‎ ‎770 ‎
‎4 ‎ ‎10-12‎ ‎ 820 ‎ ‎880 ‎ ‎910 ‎
‎5 ‎ ‎13-15‎ ‎ 970 ‎ ‎1040 ‎ ‎1070 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎1140 ‎ ‎1230 ‎ ‎1230 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎1270 ‎ ‎1360 ‎ ‎1360 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎1430 ‎ ‎1530 ‎ ‎1530 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎1570 ‎ ‎1670 ‎ ‎1670 ‎

D.‎ KELENGKAPAN PRASARANA DAN SARANA ‎
Sebuah SMP/MTs sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: ‎
‎1‎ ruang kelas, ‎
‎2‎ ruang perpustakaan, ‎
‎3‎ ruang laboratorium IPA, ‎
‎4‎ ruang pimpinan, ‎
‎5‎ ruang guru, ‎
‎6‎ ruang tata usaha, ‎
‎7‎ tempat beribadah, ‎
‎8‎ ruang konseling, ‎
‎9‎ ruang UKS, ‎
‎10‎ ruang organisasi kesiswaan, ‎
‎11‎ jamban, ‎
‎12‎ gudang, ‎
‎13‎ ruang sirkulasi, ‎
‎14‎ tempat bermain/berolahraga. ‎

Ketentuan mengenai ruang-ruang tersebut beserta sarana yang ada di setiap ruang diatur dalam ‎standar tiap ruang sebagai berikut. ‎
‎1. Ruang Kelas ‎
‎ ‎ a.‎ Fungsi ruang kelas adalah tempat kegiatan pembelajaran teori, praktek yang ‎tidak memerlukan peralatan khusus, atau praktek dengan alat khusus yang mudah dihadirkan. ‎
‎ ‎ b.‎ Jumlah minimum ruang kelas sama dengan banyak rombongan belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Kapasitas maksimum ruang kelas 32 peserta didik. ‎
‎ ‎ d.‎ Rasio minimum luas ruang kelas 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar ‎dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang kelas 30 m2 . Lebar minimum ‎ruang kelas 5 m. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang kelas memiliki jendela yang memungkinkan pencahayaan yang memadai ‎untuk membaca buku dan untuk memberikan pandangan ke luar ruangan. ‎
‎ ‎ f.‎ Ruang kelas memiliki pintu yang memadai agar peserta didik dan guru dapat ‎segera keluar ruangan jika terjadi bahaya, dan dapat dikunci dengan baik saat tidak digunakan. ‎
‎ ‎ g.‎ Ruang kelas dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.5. ‎

Tabel 3.5 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Kelas ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran sesuai dengan ‎kelompok usia peserta didik dan ‎mendukung pembentukan postur tubuh ‎yang baik. Desain dudukan dan sandaran ‎membuat peserta didik nyaman belajar. ‎
‎1.2 ‎ Meja peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran sesuai dengan ‎kelompok usia peserta didik dan ‎mendukung postur tubuh yang baik. Desain ‎memungkinkan kaki peserta didik masuk ‎dengan leluasa ke bawah meja. ‎
‎1.3 ‎ Kursi guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Meja guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎bekerja dengan nyaman. ‎
‎1.5 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan yang ‎diperlukan kelas tersebut. Tertutup dan ‎dapat dikunci. ‎
‎1.6 ‎ Papan pajang ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Ukuran minimum 60 cm x 120 cm. ‎
‎2 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 cm. ‎Ditempatkan pada posisi yang ‎memungkinkan seluruh peserta didik ‎melihatnya dengan jelas. ‎
‎3 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎3.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎3.2 ‎ Tempat cuci ‎ ‎1 buah/ruang ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
tangan ‎
‎3.3 ‎ Jam dinding ‎ 1 buah/ruang ‎
‎3.4 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎2. Ruang Perpustakaan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang perpustakaan berfungsi sebagai tempat kegiatan peserta didik dan guru ‎memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka dengan membaca, mengamati, ‎mendengar, dan sekaligus tempat petugas mengelola perpustakaan. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang perpustakaan sama dengan satu setengah kali luas ruang ‎kelas. Lebar minimum ruang perpustakaan 5 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang perpustakaan dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang ‎memadai untuk membaca buku. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang perpustakaan terletak di bagian sekolah/madrasah yang mudah dicapai. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang perpustakaan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.6. ‎

Tabel 3.6 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Perpustakaan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Buku ‎
‎1.1 ‎ Buku teks ‎pelajaran ‎ ‎1 eksemplar/mata ‎pelajaran/peserta ‎didik, ditambah 2 ‎eksemplar/mata ‎pelajaran/sekolah ‎ Termasuk dalam daftar buku teks ‎pelajaran yang ditetapkan oleh ‎Mendiknas dan daftar buku teks muatan ‎lokal yang ditetapkan oleh Gubernur atau ‎Bupati/Walikota. ‎
‎1.2 ‎ Buku panduan ‎pendidik ‎ ‎1 eksemplar/mata ‎pelajaran/guru mata ‎pelajaran ‎bersangkutan, ‎ditambah 1 ‎eksemplar/mata ‎pelajaran/sekolah ‎
‎1.3 ‎ Buku pengayaan ‎ ‎870 judul/sekolah ‎ Terdiri dari 70% non-fiksi dan 30% ‎fiksi. Banyak eksemplar/sekolah ‎minimum: 1000 untuk 3-6 rombongan ‎belajar, 1500 untuk 7-12 rombongan ‎belajar, 2000 untuk 13-18 rombongan ‎belajar, 2500 untuk 19-24 rombongan ‎belajar. ‎
‎1.4 ‎ Buku referensi ‎ ‎20 judul/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya meliputi Kamus ‎Besar Bahasa Indonesia, kamus Bahasa ‎Inggris, ensiklopedi, buku statistik ‎daerah, buku telepon, buku undang-‎undang dan peraturan, dan kitab suci. ‎
‎1.5 ‎ Sumber belajar ‎lain ‎ ‎20 judul/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya meliputi majalah, ‎surat kabar, globe, peta, CD ‎pembelajaran, dan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
alat peraga matematika. ‎
‎2 ‎ Perabot ‎
‎2.1 ‎ Rak buku ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi dengan baik. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi buku dengan mudah. ‎
‎2.2 ‎ Rak majalah ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi majalah. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi majalah dengan ‎mudah. ‎
‎2.3 ‎ Rak surat kabar ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi suratkabar. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi suratkabar dengan ‎mudah. ‎
‎2.4 ‎ Meja baca ‎ ‎15 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan oleh peserta didik. Desain ‎meja memungkinkan kaki peserta didik ‎masuk dengan leluasa ke bawah meja. ‎
‎2.5 ‎ Kursi baca ‎ ‎15 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan oleh peserta didik. Desain ‎dudukan dan sandaran membuat peserta ‎didik nyaman belajar. ‎
‎2.6 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk bekerja dengan nyaman. ‎
‎2.7 ‎ Meja kerja/ ‎sirkulasi ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎bekerja dengan nyaman. ‎
‎2.8 ‎ Lemari katalog ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Cukup untuk menyimpan kartu-kartu ‎katalog. Lemari katalog dapat diganti ‎dengan meja untuk menempatkan ‎katalog. ‎
‎2.9 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menampung seluruh peralatan ‎untuk pengelolaan perpustakaan. Dapat ‎dikunci. ‎
‎2.10‎ ‎ Papan ‎pengumuman ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Ukuran minimum 1 m2 . ‎
‎2.11 ‎ Meja multimedia ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menampung seluruh peralatan ‎multimedia. ‎
‎3 ‎ Media ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Peralatan ‎multimedia ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya terdiri dari 1 set ‎komputer (CPU, monitor minimum 15 ‎inci, printer), TV, radio, dan pemutar ‎VCD/DVD. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎4.1 ‎ Buku inventaris ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎4.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.3 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.4 ‎ Jam dinding ‎ 1 buah/ruang ‎

‎3. Ruang Laboratorium IPA ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang laboratorium IPA berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ‎pembelajaran IPA secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang laboratorium IPA dapat menampung minimum satu rombongan belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Rasio minimum luas ruang laboratorium IPA 2,4 m2/peserta didik. Untuk ‎rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium ‎‎48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar minimum ruang ‎laboratorium IPA 5 m. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang laboratorium IPA dilengkapi dengan fasilitas untuk memberi ‎pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. ‎
‎ ‎ e.‎ Tersedia air bersih. ‎
‎ ‎ f.‎ Ruang laboratorium IPA dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel ‎

‎3.7. ‎
Tabel 3.7 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium IPA ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi ‎ ‎1 buah/peserta didik, ‎ditambah 1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. ‎
‎1.2 ‎ Meja peserta didik ‎ ‎1 buah/7 peserta didik ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung kegiatan ‎peserta didik secara berkelompok ‎maksimum 7 orang. ‎
‎1.3 ‎ Meja demonstrasi ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Luas meja ‎memungkinkan untuk melakukan ‎demonstrasi dan menampung ‎peralatan dan bahan yang diperlukan. ‎Tinggi meja memungkinkan seluruh ‎peserta didik dapat mengamati ‎percobaan yang didemonstrasikan. ‎
‎1.4 ‎ Meja persiapan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menyiapkan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
materi percobaan. ‎
‎1.5 ‎ Lemari alat ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung semua ‎alat. Tertutup dan dapat dikunci. ‎
‎1.6 ‎ Lemari bahan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung semua ‎bahan dan tidak mudah berkarat. ‎Tertutup dan dapat dikunci. ‎
‎1.7 ‎ Bak cuci ‎ ‎1 buah/ 2 kelompok, ‎ditambah 1 buah di ‎ruang persiapan. ‎ Tersedia air bersih dalam jumlah ‎memadai. ‎
‎2 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Mistar ‎ ‎6 buah/lab ‎ Panjang minimum 50 cm, ketelitian ‎‎1 mm. ‎
‎2.2 ‎ Jangka sorong ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,1 mm. ‎
‎2.3 ‎ Timbangan ‎ ‎3 buah/lab ‎ Memiliki ketelitian berbeda. ‎
‎2.4 ‎ Stopwatch ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,2 detik. ‎
‎2.5 ‎ Rol meter ‎ ‎1 buah/lab ‎ Panjang minimum 5 m, ketelitian 1 ‎mm. ‎
‎2.6 ‎ Termometer 100 C ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,5 derajat. ‎
‎2.7 ‎ Gelas ukur ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 1 ml. ‎
‎2.8 ‎ Massa logam ‎ ‎3 buah/lab ‎ Dari jenis yang berbeda, minimum ‎massa 20 g. ‎
‎2.9 ‎ Multimeter AC/DC, ‎‎10 kilo ohm/volt ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dapat mengukur tegangan, arus, dan ‎hambatan. Batas minimum ukur arus ‎‎100 mA-5 A. Batas minimum ukur ‎tegangan untuk DC 100 mV-50 V. ‎Batas minimum ukur tegangan untuk ‎AC 0-250 V. ‎
‎2.10‎ ‎ Batang magnet ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dilengkapi dengan potongan ‎berbagai jenis logam. ‎
‎2.11 ‎ Globe ‎ ‎1 buah/lab ‎ Memiliki penyangga dan dapat ‎diputar. Diameter minimum 50 cm. ‎Dapat memanfaatkan globe yang ‎terdapat di ruang perpustakaan. ‎
‎2.12 ‎ Model tata surya ‎ ‎1 buah/lab ‎ Dapat menunjukkan terjadinya ‎gerhana. Masing-masing planet dapat ‎diputar mengelilingi matahari. ‎
‎2.13 ‎ Garpu tala ‎ ‎6 buah/lab ‎ Bahan baja, memiliki frekuensi ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
berbeda dalam rentang audio. ‎
‎2.14 ‎ Bidang miring ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kemiringan dan kekasaran ‎permukaan dapat diubah-ubah. ‎
‎2.15 ‎ Dinamometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,1 N/cm. ‎
‎2.16‎ ‎ Katrol tetap ‎ ‎2 buah/lab ‎
‎2.17 ‎ Katrol bergerak ‎ ‎2 buah/lab ‎
‎2.18 ‎ Balok kayu ‎ ‎3 macam/lab ‎ Memiliki massa, luas permukaan, dan ‎koefisien gesek berbeda. ‎
‎2.19‎ ‎ Percobaan muai ‎panjang ‎ ‎1 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena dan ‎memberikan data pemuaian minimum ‎untuk tiga jenis bahan. ‎
‎2.20 ‎ Percobaan optik ‎ ‎1 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena sifat ‎bayangan dan memberikan data ‎tentang keteraturan hubungan antara ‎jarak benda, jarak bayangan, dan ‎jarak fokus cermin cekung, cermin ‎cembung, lensa cekung, dan lensa ‎cembung. Masing-masing minimum ‎dengan tiga nilai jarak fokus. ‎
‎2.21‎ ‎ Percobaan ‎rangkaian listrik ‎ ‎1 set/lab ‎ Mampu memberikan data hubungan ‎antara tegangan, arus, dan hambatan. ‎
‎2.22 ‎ Gelas kimia ‎ ‎30 buah/lab ‎ Berskala, volume 100 ml. ‎
‎2.23‎ ‎ Model molekul ‎sederhana ‎ ‎6 set/lab ‎ Minimum dapat menunjukkan atom ‎hidrogen, oksigen, karbon, belerang, ‎nitrogen, dan dapat dirangkai menjadi ‎molekul. ‎
‎2.24 ‎ Pembakar spiritus ‎ ‎6 buah/lab ‎ Kaca, dengan sumbu dan tutup. ‎
‎2.25 ‎ Cawan penguapan ‎ ‎6 buah/lab ‎ Bahan keramik, permukaan dalam ‎diglasir. ‎
‎2.26 ‎ Kaki tiga ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dilengkapi kawat kasa dan tingginya ‎sesuai tinggi pembakar spiritus. ‎
‎2.27 ‎ Plat tetes ‎ ‎6 buah/lab ‎ Minimum ada 6 lubang. ‎
‎2.28 ‎ Pipet tetes + karet ‎ ‎100 buah/lab ‎ Ujung pendek. ‎
‎2.29‎ ‎ Mikroskop ‎monokuler ‎ ‎6 buah/lab ‎ Minimum tiga nilai perbesaran obyek ‎dan dua nilai perbesaran okuler. ‎
‎2.30 ‎ Kaca pembesar ‎ ‎6 buah/lab ‎ Minimum tiga nilai jarak fokus. ‎
‎2.31 ‎ Poster genetika ‎ ‎1 buah/lab ‎ Isi poster jelas terbaca dan berwarna, ‎ukuran minimum A1. ‎
‎2.32‎ ‎ Model kerangka ‎manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Tinggi minimum 150 cm. ‎
‎2.33‎ ‎ Model tubuh ‎manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Tinggi minimum 150 cm. Organ ‎tubuh terlihat dan dapat dilepaskan ‎dari model. Dapat diamati dengan ‎mudah oleh seluruh peserta didik. ‎
‎2.34‎ ‎ Gambar/model ‎pencernaan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
manusia ‎ ukuran minimum A1. Jika berupa ‎model, maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.35‎ ‎ Gambar/model ‎sistem peredaran ‎darah manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ukuran ‎minimum A1. Jika berupa model, ‎maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.36‎ ‎ Gambar/model ‎sistem pernafasan ‎manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ukuran ‎minimum A1. Jika berupa model, ‎maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.37‎ ‎ Gambar/model ‎jantung manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ukuran ‎minimum A1. Jika berupa model, ‎maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.38‎ ‎ Gambar/model ‎mata manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ukuran ‎minimum A1. Jika berupa model, ‎maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.39‎ ‎ Gambar/model ‎telinga manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ukuran ‎minimum A1. Jika berupa model, ‎maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.40‎ ‎ Gambar/model ‎tenggorokan ‎manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya jelas ‎terbaca dan berwarna dengan ukuran ‎minimum A1. Jika berupa model, ‎maka dapat dibongkar pasang. ‎
‎2.41‎ ‎ Petunjuk percobaan ‎ ‎6 buah/ percobaan ‎
‎3 ‎ Media Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 cm. ‎Ditempatkan pada posisi yang ‎memungkinkan seluruh peserta didik ‎melihatnya dengan jelas. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎4.1 ‎ Kotak kontak ‎ ‎9 buah/lab ‎ ‎1 buah untuk tiap meja peserta didik, ‎‎2 buah untuk meja demo, 2 buah ‎untuk di ruang persiapan. ‎
‎4.2 ‎ Alat pemadam ‎kebakaran ‎ ‎1 buah/lab ‎ Mudah dioperasikan. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎4.3 ‎ Peralatan P3K ‎ ‎1 buah/lab ‎ Terdiri dari kotak P3K dan isinya ‎tidak kadaluarsa termasuk obat P3K ‎untuk luka bakar dan luka terbuka. ‎
‎4.4 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/lab ‎
‎4.5 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/lab ‎

‎4. Ruang Pimpinan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang pimpinan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan pengelolaan ‎sekolah/madrasah, pertemuan dengan sejumlah kecil guru, orang tua murid, unsur komite ‎sekolah/majelis madrasah, petugas dinas pendidikan, atau tamu lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang pimpinan 12 m2 dan lebar minimum 3 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang pimpinan mudah diakses oleh guru dan tamu sekolah/madrasah, dapat ‎dikunci dengan baik. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang pimpinan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.8. ‎

Tabel 3.8 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Pimpinan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi pimpinan ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja pimpinan ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk bekerja dengan nyaman. ‎
‎1.3 ‎ Kursi dan meja ‎tamu ‎ ‎1 set/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk 5 orang duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan pimpinan ‎sekolah/madrasah. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.5 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎lain ‎
‎2.1 ‎ Simbol ‎kenegaraan ‎ ‎1 set/ruang ‎ Terdiri dari Bendera Merah Putih, Garuda ‎Pancasila, Gambar Presiden RI, dan ‎Gambar Wakil Presiden RI. ‎
‎2.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎5. Ruang Guru ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang guru berfungsi sebagai tempat guru bekerja dan istirahat serta menerima ‎tamu, baik peserta didik maupun tamu lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Rasio minimum luas ruang guru 4 m2/pendidik dan luas minimum 40 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang guru mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari luar ‎lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang guru dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.9. ‎

Tabel 3.9 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Guru ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/guru, ‎ditambah 1 ‎buah/wakil kepala ‎sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, dan aman. Model meja ‎setengah biro. Ukuran memadai untuk ‎menulis, membaca, memeriksa pekerjaan, ‎dan memberikan konsultasi. ‎
‎1.3 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/guru, atau ‎‎1 buah yang ‎digunakan ‎bersama oleh ‎semua guru ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan guru untuk ‎persiapan dan pelaksanaan pembelajaran. ‎Tertutup dan dapat dikunci. ‎
‎1.4 ‎ Kursi tamu ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎1.5 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎1.6 ‎ Papan ‎pengumuman ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.2 ‎ Tempat cuci ‎tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎6. Ruang Tata Usaha ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang tata usaha berfungsi sebagai tempat kerja petugas untuk mengerjakan ‎administrasi sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Rasio minimum luas ruang tata usaha 4 m2/petugas dan luas minimum 16 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang tata usaha mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari ‎luar lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang tata usaha dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.10. ‎

Tabel 3.10 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Tata Usaha ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Model meja ‎setengah biro. Ukuran memadai untuk ‎melakukan pekerjaan administrasi. ‎
‎1.3 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Ukuran memadai untuk menyimpan arsip ‎dan perlengkapan pengelolaan administrasi ‎sekolah/madrasah. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.4 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Mesin ketik/ ‎komputer ‎ ‎1 set/sekolah ‎
‎2.2 ‎ Filing cabinet ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.3 ‎ Brankas ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.4 ‎ Telepon ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.5 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.6 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.7 ‎ Penanda waktu ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.8 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎7. Tempat Beribadah ‎
‎ ‎ a.‎ Tempat beribadah berfungsi sebagai tempat warga sekolah/madrasah melakukan ‎ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Banyak tempat beribadah sesuai dengan kebutuhan tiap SMP/MTs, dengan luas ‎minimum 12 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Tempat beribadah dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.11. ‎

Tabel 3.11 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Beribadah ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari/rak ‎ ‎1 buah/tempat ‎ibadah ‎ Ukuran memadai untuk menyimpan ‎perlengkapan ibadah. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan lain ‎
‎2.1 ‎ Perlengkapan ibadah ‎ Disesuaikan dengan kebutuhan. ‎
‎2.2 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/tempat ‎ibadah ‎

‎8. Ruang Konseling ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang konseling berfungsi sebagai tempat peserta didik mendapatkan layanan ‎konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang konseling 9 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang konseling dapat memberikan kenyamanan suasana dan menjamin privasi ‎peserta didik. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang konseling dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.12. ‎

Tabel 3.12 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Konseling ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk bekerja dengan ‎nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk duduk dengan ‎nyaman. ‎
‎1.3 ‎ Kursi tamu ‎ ‎2 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk duduk dengan ‎nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Tertutup dan ‎dapat dikunci. ‎
‎1.5 ‎ Papan kegiatan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2 ‎ Peralatan Konseling ‎
‎2.1 ‎ Instrumen konseling ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎2.2 ‎ Buku sumber ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎2.3 ‎ Media pengembangan ‎kepribadian ‎ ‎1 set/ruang ‎ Menunjang pengembangan kognisi, ‎emosi, dan motivasi peserta didik. ‎
‎3 ‎ Perlengkapan lain ‎
‎3.1 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎9. Ruang UKS ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang UKS berfungsi sebagai tempat untuk penanganan dini peserta didik yang ‎mengalami gangguan kesehatan di sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang UKS 12 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang UKS dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.13. ‎

Tabel 3.13 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang UKS ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Tempat tidur ‎ ‎1 set/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎1.2 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci. ‎
‎1.3 ‎ Meja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎1.4 ‎ Kursi ‎ ‎2 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎2.1 ‎ Catatan kesehatan ‎peserta didik ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎2.2 ‎ Perlengkapan P3K ‎ ‎1 set/ruang ‎ Tidak kadaluarsa ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2.3 ‎ Tandu ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.4 ‎ Selimut ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.5 ‎ Tensimeter ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.6 ‎ Termometer badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.7 ‎ Timbangan badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.8 ‎ Pengukur tinggi ‎badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.9 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.10 ‎ Tempat cuci tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.11‎ ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎10. Ruang Organisasi Kesiswaan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang organisasi kesiswaan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan ‎kesekretariatan pengelolaan organisasi kesiswaan. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang organisasi kesiswaan 9 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang organisasi kesiswaan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada ‎Tabel 3.14. ‎

Tabel 3.14 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Organisasi Kesiswaan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Meja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan. ‎
‎1.2 ‎ Kursi ‎ ‎4 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan. ‎
‎1.3 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎lain ‎
‎2.1 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎11. Jamban ‎
‎ ‎ a.‎ Jamban berfungsi sebagai tempat buang air besar dan/atau kecil. ‎
‎ ‎ b.‎ Minimum terdapat 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria, 1 unit ‎jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita, dan 1 unit jamban untuk guru. Jumlah minimum ‎jamban setiap sekolah/madrasah 3 unit. ‎
‎ ‎ c.‎ Luas minimum 1 unit jamban 2 m2 . ‎
‎ ‎ d.‎ Jamban harus berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan. ‎
‎ ‎ e.‎ Tersedia air bersih di setiap unit jamban. ‎
‎ ‎ f.‎ Jamban dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.15. ‎

Tabel 3.15 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Jamban ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1.1 ‎ Kloset jongkok ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Saluran berbentuk leher angsa. ‎
‎1.2 ‎ Tempat air ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Volume minimum 200 liter. Berisi air ‎bersih. ‎
‎1.3 ‎ Gayung ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.4 ‎ Gantungan ‎pakaian ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.5 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎12. Gudang ‎
a. ‎ Gudang berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan pembelajaran di luar ‎
kelas, ‎ tempat ‎ menyimpan ‎ sementara peralatan sekolah/madrasah ‎ yang ‎
tidak/belum berfungsi, dan tempat menyimpan arsip sekolah/madrasah yang ‎
telah berusia lebih dari 5 tahun. ‎
b. ‎ Luas minimum gudang 21 m2 . ‎
c. ‎ Gudang dapat dikunci. ‎
d. ‎ Gudang dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 3.16. ‎

Tabel 3.16 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Gudang ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan alat-alat dan arsip ‎berharga. ‎
‎1.2 ‎ Rak ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan peralatan olahraga, ‎kesenian, dan keterampilan. ‎

‎13. Ruang Sirkulasi ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang sirkulasi horizontal berfungsi sebagai tempat penghubung antar ruang ‎dalam bangunan sekolah/madrasah dan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan bermain dan ‎interaksi sosial peserta didik di luar jam pelajaran, terutama pada saat hujan ketika tidak ‎memungkinkan kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang sirkulasi horizontal berupa koridor yang menghubungkan ruang-ruang di ‎dalam bangunan sekolah/madrasah dengan luas minimum 30% dari luas total seluruh ruang pada ‎bangunan, lebar minimum 1,8 m, dan tinggi minimum 2,5 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang sirkulasi horizontal dapat menghubungkan ruang-ruang dengan baik, ‎beratap, serta mendapat pencahayaan dan penghawaan yang cukup. ‎
‎ ‎ d.‎ Koridor tanpa dinding pada lantai atas bangunan bertingkat dilengkapi pagar ‎pengaman dengan tinggi 90-110 cm. ‎
‎ ‎ e.‎ Bangunan bertingkat dilengkapi tangga. Bangunan bertingkat dengan panjang ‎lebih dari 30 m dilengkapi minimum dua buah tangga. ‎
‎ ‎ f.‎ Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak ‎lebih dari 25 m. ‎
‎ ‎ g.‎ Lebar minimum tangga 1,8 m, tinggi maksimum anak tangga 17 cm, lebar anak ‎tangga 25-30 cm, dan dilengkapi pegangan tangan yang kokoh dengan tinggi 85-90 cm. ‎
‎ ‎ h.‎ Tangga yang memiliki lebih dari 16 anak tangga harus dilengkapi bordes dengan ‎lebar minimum sama dengan lebar tangga. ‎
‎ ‎ i.‎ Ruang sirkulasi vertikal dilengkapi pencahayaan dan penghawaan yang cukup. ‎

‎14. Tempat Bermain/Berolahraga ‎
‎ ‎ a.‎ Tempat bermain/berolahraga berfungsi sebagai area bermain, berolahraga, ‎pendidikan jasmani, upacara, dan kegiatan ekstrakurikuler. ‎
‎ ‎ b.‎ Tempat bermain/berolahraga memiliki rasio luas minimum 3 m2/peserta didik. ‎Apabila jumlah peserta didik kurang dari 334 orang, luas minimum tempat bermain/berolahraga ‎adalah 1000 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Di dalam luas tersebut terdapat tempat berolahraga berukuran minimum 30 m x ‎‎20 m yang memiliki permukaan datar, drainase baik, dan tidak terdapat pohon, saluran air, serta ‎benda-benda lain yang mengganggu kegiatan olahraga. ‎
‎ ‎ d.‎ Tempat bermain sebagian ditanami pohon penghijauan. ‎
‎ ‎ e.‎ Tempat bermain/berolahraga diletakkan di tempat yang paling sedikit ‎mengganggu proses pembelajaran di kelas. ‎
‎ ‎ f.‎ Tempat bermain/berolahraga tidak digunakan untuk tempat parkir. ‎
‎ ‎ g.‎ Tempat bermain/berolahraga dilengkapi dengan sarana sebagaimana tercantum ‎pada Tabel 3.17. ‎

Tabel 3.17 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Bermain/Berolahraga ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎1.1 ‎ Tiang bendera ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. ‎
‎1.2 ‎ Bendera ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Ukuran sesuai ketentuan yang berlaku. ‎
‎1.3 ‎ Peralatan bola ‎voli ‎ ‎2 buah/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.4 ‎ Peralatan sepak ‎bola ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.5 ‎ Peralatan bola ‎basket ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.6 ‎ Peralatan senam ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum matras, peti loncat, tali loncat, ‎simpai, bola plastik, tongkat, palang ‎tunggal, gelang. ‎
‎1.7 ‎ Peralatan atletik ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum lembing, cakram, peluru, tongkat ‎estafet, bak loncat. ‎
‎1.8 ‎ Peralatan seni ‎budaya ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Disesuaikan dengan potensi masing-masing ‎‎. ‎
‎1.9 ‎ Peralatan ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Disesuaikan dengan potensi masing

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
ketrampilan ‎ masing . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Pengeras suara ‎ ‎1 set/sekolah ‎
‎2.2 ‎ Tape recorder ‎ ‎1 buah/sekolah ‎

BAB IVSTANDAR SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH ‎MENENGAHATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA) ‎
A. SATUAN PENDIDIKAN ‎
‎1‎ Satu SMA/MA memiliki sarana dan prasarana yang dapat melayani minimum 3 ‎rombongan belajar dan maksimum 27 rombongan belajar. ‎
‎2‎ Minimum satu SMA/MA disediakan untuk satu kecamatan. ‎

B.‎ LAHAN ‎
‎1‎ Untuk SMA/MA yang memiliki 15 sampai dengan 32 peserta didik per rombongan ‎belajar, lahan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik seperti ‎tercantum pada Tabel 4.1. ‎
‎ ‎ ‎2.‎ Untuk SMA/MA yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan ‎belajar, lahan memenuhi ketentuan luas minimum seperti tercantum pada Tabel ‎
‎ ‎ ‎4.2. ‎
‎2‎ Luas lahan yang dimaksud pada angka 1 dan 2 di atas adalah luas lahan yang dapat ‎digunakan secara efektif untuk membangun prasarana sekolah/madrasah berupa bangunan dan ‎tempat bermain/berolahraga. ‎
‎3‎ Lahan terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, ‎serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat. ‎
‎4‎ Kemiringan lahan rata-rata kurang dari 15%, tidak berada di dalam garis sempadan ‎sungai dan jalur kereta api. ‎
‎ ‎ ‎6.‎ Lahan terhindar dari gangguan-gangguan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Pencemaran air, sesuai dengan PP RI No. 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian ‎Pencemaran Air. ‎
‎ ‎ b.‎ Kebisingan, sesuai dengan Kepmen Negara KLH nomor 94/MENKLH/1992 ‎tcntang Baku Mutu Kebisingan. ‎
‎ ‎ c.‎ Pencemaran udara, sesuai dengan Kepmen Negara KLH Nomor 02/MEN ‎KLH/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan. ‎
‎5‎ Lahan sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam Peraturan Daerah tentang ‎Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota atau rencana lain yang lebih rinci dan mengikat, ‎dan mendapat izin pemanfaatan tanah dari Pemerintah Daerah setempat. ‎
‎6‎ Lahan memiliki status hak atas tanah, dan/atau memiliki izin pemanfaatan dari ‎pemegang hak atas tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk ‎jangka waktu minimum 20 tahun. ‎

Tabel 4.1 Rasio Minimum Luas Lahan terhadap Peserta Didik ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Rasio minimum luas lahan terhadap peserta didik (m2/peserta ‎didik) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎36,5 ‎ ‎19,3 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎22,8 ‎ ‎12,2 ‎ ‎8,1 ‎
‎3 ‎ ‎ 7- 9 ‎ ‎18,4 ‎ ‎ 9,7 ‎ ‎6,5 ‎
‎4 ‎ ‎10-12 ‎ ‎16,3 ‎ ‎8,7 ‎ ‎5,9 ‎
‎5 ‎ ‎13-15 ‎ ‎14,9 ‎ ‎7.9 ‎ ‎5,3 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎14,0 ‎ ‎7,5 ‎ ‎4,9 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎13,5 ‎ ‎7,2 ‎ ‎4,8 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎13,2 ‎ ‎7,0 ‎ ‎4,7 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎12,8 ‎ ‎6,8 ‎ ‎4,6 ‎

Tabel 4.2 Luas Minimum Lahan untuk SMA/MA yang Memiliki Kurang dari 15 Peserta Didik per ‎Rombongan Belajar ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Luas minimum lahan (m2) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎2140 ‎ ‎1360 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎2570 ‎ ‎1420 ‎ ‎1290 ‎
‎3 ‎ ‎ 7- 9 ‎ ‎3040 ‎ ‎1640 ‎ ‎1340 ‎
‎4 ‎ ‎10-12 ‎ ‎3570 ‎ ‎1890 ‎ ‎1390 ‎
‎5 ‎ ‎13-15 ‎ ‎4000 ‎ ‎2150 ‎ ‎1440 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎4440 ‎ ‎2390 ‎ ‎1590 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎5000 ‎ ‎2670 ‎ ‎1780 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎5570 ‎ ‎3000 ‎ ‎2020 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎6040 ‎ ‎3240 ‎ ‎2170 ‎

C.‎ BANGUNAN ‎
‎1‎ Untuk SMA/MA yang memiliki 15 sampai dengan 32 peserta didik per rombongan ‎belajar, bangunan memenuhi ketentuan rasio minimum luas lantai terhadap peserta didik seperti ‎tercantum pada Tabel 4.3. ‎
‎2‎ Untuk SMA/MA yang memiliki kurang dari 15 peserta didik per rombongan belajar, ‎lantai bangunan memenuhi ketentuan luas minimum seperti tercantum pada Tabel 4.4. ‎
‎ ‎ ‎3.‎ Bangunan memenuhi ketentuan tata bangunan yang terdiri dari: ‎
‎ ‎ a.‎ koefisien dasar bangunan maksimum 30 %; ‎
‎ ‎ b.‎ koefisien lantai bangunan dan ketinggian maksimum bangunan yang ditetapkan ‎dalam Peraturan Daerah; ‎
‎ ‎ c.‎ jarak bebas bangunan yang meliputi garis sempadan bangunan dengan as jalan, ‎tepi sungai, tepi pantai, jalan kereta api, dan/atau jaringan tegangan tinggi, jarak antara bangunan ‎dengan batas-batas persil, dan jarak antara as jalan dan pagar halaman yang ditetapkan dalam ‎Peraturan Daerah. ‎
‎ ‎ ‎4.‎ Bangunan memenuhi persyaratan keselamatan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Memiliki konstruksi yang stabil dan kukuh sampai dengan kondisi pembebanan ‎maksimum dalam mendukung beban muatan hidup dan beban muatan mati, serta untuk ‎daerah/zona tertentu kemampuan untuk menahan gempa dan kekuatan alam lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Dilengkapi sistem proteksi pasif dan/atau proteksi aktif untuk mencegah dan ‎menanggulangi bahaya kebakaran dan petir. ‎
‎ ‎ ‎5.‎ Bangunan memenuhi persyaratan kesehatan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Mempunyai fasilitas secukupnya untuk ventilasi udara dan pencahayaan yang ‎memadai. ‎
‎ ‎ b.‎ Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan meliputi saluran air bersih, ‎saluran air kotor dan/atau air limbah, tempat sampah, dan saluran air hujan. ‎
‎ ‎ c.‎ Bahan bangunan yang aman bagi kesehatan pengguna bangunan dan tidak ‎menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. ‎
‎3‎ Bangunan menyediakan fasilitas dan aksesibilitas yang mudah, aman, dan nyaman ‎termasuk bagi penyandang cacat. ‎
‎ ‎ ‎7.‎ Bangunan memenuhi persyaratan kenyamanan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Bangunan mampu meredam getaran dan kebisingan yang mengganggu kegiatan ‎pembelajaran. ‎
‎ ‎ b.‎ Setiap ruangan memiliki pengaturan penghawaan yang baik. ‎
‎ ‎ c.‎ Setiap ruangan dilengkapi dengan lampu penerangan. ‎
‎ ‎ ‎8.‎ Bangunan bertingkat memenuhi persyaratan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Maksimum terdiri dari tiga lantai. ‎
‎ ‎ b.‎ Dilengkapi tangga yang mempertimbangkan kemudahan, keamanan, ‎keselamatan, dan kesehatan pengguna. ‎
‎ ‎ ‎9.‎ Bangunan dilengkapi sistem keamanan berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar darurat, dan jalur evakuasi jika ‎terjadi bencana kebakaran dan/atau bencana lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Akses evakuasi yang dapat dicapai dengan mudah dan dilengkapi penunjuk arah ‎yang jelas. ‎
‎4‎ Bangunan dilengkapi instalasi listrik dengan daya minimum 1300 watt. ‎
‎5‎ Pembangunan gedung atau ruang baru harus dirancang, dilaksanakan, dan diawasi secara ‎profesional. ‎
‎6‎ Kualitas bangunan minimum permanen kelas B, sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 ‎Pasal 45, dan mengacu pada Standar PU. ‎
‎7‎ Bangunan sekolah/madrasah baru dapat bertahan minimum 20 tahun. ‎
‎ ‎ ‎14. Pemeliharaan bangunan sekolah/madrasah adalah sebagai berikut. ‎
‎ ‎ a.‎ Pemeliharaan ringan, meliputi pengecatan ulang, perbaikan sebagian daun ‎jendela/pintu, penutup lantai, penutup atap, plafon, instalasi air dan listrik, dilakukan minimum ‎sekali dalam 5 tahun. ‎
‎ ‎ b.‎ Pemeliharaan berat, meliputi penggantian rangka atap, rangka plafon, rangka ‎kayu, kusen, dan semua penutup atap, dilakukan minimum sekali dalam 20 tahun. ‎
‎8‎ Bangunan dilengkapi izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan sesuai ketentuan ‎peraturan perundang-undangan yang berlaku. ‎

Tabel 4.3 Rasio Minimum Luas Lantai Bangunan terhadap Peserta Didik ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Rasio minimum luas lantai bangunan terhadap peserta didik ‎‎(m2/peserta didik) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3 ‎ ‎10,9 ‎ ‎11,6 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎ 6,8 ‎ ‎7,3 ‎ ‎7,3 ‎
‎3 ‎ ‎7-9 ‎ ‎ 5,5 ‎ ‎5,8 ‎ ‎5,8 ‎
‎4 ‎ ‎10-12‎ ‎ 4,9 ‎ ‎5,2 ‎ ‎5,3 ‎
‎5 ‎ ‎13-15‎ ‎ 4,5 ‎ ‎4,7 ‎ ‎4,8 ‎
‎6 ‎ ‎16-18‎ ‎ 4,2 ‎ ‎4,5 ‎ ‎4,5 ‎
‎7 ‎ ‎19-21‎ ‎ 4,1 ‎ ‎4,3 ‎ ‎4,3 ‎
‎8 ‎ ‎22-24‎ ‎ 3,9 ‎ ‎4,2 ‎ ‎4,2 ‎
‎9 ‎ ‎25-27‎ ‎ 3,8 ‎ ‎4,1 ‎ ‎4,1 ‎

Tabel 4.4 Luas Minimum Lantai Bangunan untuk SMA/MA yang Memiliki Kurang dari 15 Peserta Didik ‎per Rombongan Belajar ‎
No ‎ Banyak ‎rombongan ‎belajar ‎ Luas minimum lantai bangunan (m2) ‎
Bangunan satu ‎lantai ‎ Bangunan dua ‎lantai ‎ Bangunan tiga lantai ‎
‎1 ‎ ‎3‎ ‎ 640 ‎ ‎710 ‎ ‎-‎
‎2 ‎ ‎4-6 ‎ ‎770 ‎ ‎830 ‎ ‎860 ‎
‎3 ‎ ‎7-9 ‎ ‎910 ‎ ‎980 ‎ ‎1010 ‎
‎4 ‎ ‎10-12 ‎ ‎1070 ‎ ‎1130 ‎ ‎1160 ‎
‎5 ‎ ‎13-15 ‎ ‎1200 ‎ ‎1290 ‎ ‎1290 ‎
‎6 ‎ ‎16-18 ‎ ‎1330 ‎ ‎1430 ‎ ‎1430 ‎
‎7 ‎ ‎19-21 ‎ ‎1500 ‎ ‎1600 ‎ ‎1600 ‎
‎8 ‎ ‎22-24 ‎ ‎1670 ‎ ‎1800 ‎ ‎1810 ‎
‎9 ‎ ‎25-27 ‎ ‎1810 ‎ ‎1940 ‎ ‎1950 ‎

D.‎ KELENGKAPAN PRASARANA DAN SARANA ‎
Sebuah SMA/MA sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: ‎
‎1‎ ruang kelas, ‎
‎2‎ ruang perpustakaan, ‎
‎3‎ ruang laboratorium biologi, ‎
‎4‎ ruang laboratorium fisika, ‎
‎5‎ ruang laboratorium kimia, ‎
‎6‎ ruang laboratorium komputer, ‎
‎7‎ ruang laboratorium bahasa, ‎
‎8‎ ruang pimpinan, ‎
‎9‎ ruang guru, ‎
‎10‎ ruang tata usaha, ‎
‎11‎ tempat beribadah, ‎
‎12‎ ruang konseling, ‎
‎13‎ ruang UKS, ‎
‎14‎ ruang organisasi kesiswaan, ‎
‎15‎ jamban, ‎
‎16‎ gudang, ‎
‎17‎ ruang sirkulasi, ‎
‎18‎ tempat bermain/berolahraga. ‎

Ketentuan mengenai ruang-ruang tersebut beserta sarana yang ada di setiap ruang diatur dalam ‎standar tiap ruang sebagai berikut. ‎
‎1. Ruang Kelas ‎
‎ ‎ a.‎ Fungsi ruang kelas adalah tempat kegiatan pembelajaran teori, praktek yang ‎tidak memerlukan peralatan khusus, atau praktek dengan alat khusus yang mudah dihadirkan. ‎
‎ ‎ b.‎ Jumlah minimum ruang kelas sama dengan banyak rombongan belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Kapasitas maksimum ruang kelas 32 peserta didik. ‎
‎ ‎ d.‎ Rasio minimum luas ruang kelas 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar ‎dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang kelas 30 m2 . Lebar minimum ‎ruang kelas 5 m. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang kelas memiliki jendela yang memungkinkan pencahayaan yang memadai ‎untuk membaca buku dan untuk memberikan pandangan ke luar ruangan. ‎
‎ ‎ f.‎ Ruang kelas memiliki pintu yang memadai agar peserta didik dan guru dapat ‎segera keluar ruangan jika terjadi bahaya, dan dapat dikunci dengan baik saat tidak digunakan. ‎
‎ ‎ g.‎ Ruang kelas dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.5. ‎

Tabel 4.5 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Kelas ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. Desain dudukan ‎dan sandaran membuat peserta didik ‎nyaman belajar. ‎
‎1.2 ‎ Meja peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran memadai untuk ‎belajar dengan nyaman. Desain ‎memungkinkan kaki peserta didik masuk ‎dengan leluasa ke bawah meja. ‎
‎1.3 ‎ Kursi guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Meja guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil dan mudah dipindahkan. ‎Ukuran memadai untuk bekerja dengan ‎nyaman. ‎
‎1.5 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan yang ‎diperlukan kelas tersebut. Tertutup dan ‎dapat dikunci. ‎
‎1.6 ‎ Papan pajang ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Ukuran minimum 60 cm x 120 cm. ‎
‎2 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 cm. ‎Ditempatkan pada posisi yang ‎memungkinkan seluruh peserta didik ‎melihatnya dengan jelas. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎3 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎3.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎3.2 ‎ Tempat cuci ‎tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎3.3 ‎ Jam dinding ‎ 1 buah/ruang ‎
‎3.4 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎2. Ruang Perpustakaan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang perpustakaan berfungsi sebagai tempat kegiatan peserta didik dan guru ‎memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka dengan membaca, mengamati, ‎mendengar, dan sekaligus tempat petugas mengelola perpustakaan. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang perpustakaan sama dengan satu setengah kali luas ruang ‎kelas. Lebar minimum ruang perpustakaan 5 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang perpustakaan dilengkapi jendela untuk memberi pencahayaan yang ‎memadai untuk membaca buku. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang perpustakaan terletak di bagian sekolah/madrasah yang mudah dicapai. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang perpustakaan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.6. ‎

Tabel 4.6 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Perpustakaan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Buku ‎
‎1.1 ‎ Buku teks ‎pelajaran ‎ ‎1 eksemplar/mata ‎pelajaran/peserta ‎didik, ditambah 2 ‎eksemplar/mata ‎pelajaran/sekolah ‎ Termasuk dalam daftar buku teks ‎pelajaran yang ditetapkan oleh ‎Mendiknas dan daftar buku teks muatan ‎lokal yang ditetapkan oleh Gubernur atau ‎Bupati/Walikota. ‎
‎1.2 ‎ Buku panduan ‎pendidik ‎ ‎1 eksemplar/mata ‎pelajaran/guru mata ‎pelajaran ‎bersangkutan, ‎ditambah 1 ‎eksemplar/mata ‎pelajaran/sekolah ‎
‎1.3 ‎ Buku pengayaan ‎ ‎870 judul/sekolah ‎ Terdiri dari 75% non-fiksi dan 25% ‎fiksi. Banyak eksemplar/sekolah ‎minimum: 1000 untuk 3-6 rombongan ‎belajar, 1500 untuk 7-12 rombongan ‎belajar, 2000 untuk 13-18 rombongan ‎belajar. 2500 untuk 19-27 rombongan ‎belajar. ‎
‎1.4 ‎ Buku referensi ‎ ‎30 judul/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya meliputi Kamus ‎Besar Bahasa Indonesia, kamus Bahasa ‎Inggris, kamus bahasa asing lainnya, ‎ensiklopedi, buku statistik daerah, buku ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
telepon, buku undang-undang dan ‎peraturan, dan kitab suci. ‎
‎1.5 ‎ Sumber belajar ‎lain ‎ ‎30 judul/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya meliputi majalah, ‎surat kabar, globe, peta, CD ‎pembelajaran, situs web, dan alat peraga ‎matematika. ‎
‎2 ‎ Perabot ‎
‎2.1 ‎ Rak buku ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi dengan baik. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi buku dengan mudah. ‎
‎2.2 ‎ Rak majalah ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi majalah. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi majalah dengan ‎mudah. ‎
‎2.3 ‎ Rak surat kabar ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat ‎menampung seluruh koleksi suratkabar. ‎Memungkinkan peserta didik ‎menjangkau koleksi suratkabar dengan ‎mudah. ‎
‎2.4 ‎ Meja baca ‎ ‎15 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan oleh peserta didik. Desain ‎memungkinkan kaki peserta didik masuk ‎dengan leluasa ke bawah meja. ‎
‎2.5 ‎ Kursi baca ‎ ‎15 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan oleh peserta didik. Desain ‎dudukan dan sandaran membuat peserta ‎didik nyaman belajar. ‎
‎2.6 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk bekerja dengan nyaman. ‎
‎2.7 ‎ Meja kerja/ ‎sirkulasi ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎bekerja dengan nyaman. ‎
‎2.8 ‎ Lemari katalog ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Cukup untuk menyimpan kartu-kartu ‎katalog. Lemari katalog dapat diganti ‎dengan meja untuk menempatkan ‎katalog. ‎
‎2.9 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci ‎dan ukuran memadai untuk menampung ‎seluruh peralatan untuk pengelolaan ‎perpustakaan. ‎
‎2.10‎ ‎ Papan ‎pengumuman ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Ukuran minimum 1 m2 . ‎
‎2.11 ‎ Meja multimedia ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
Ukuran memadai untuk menampung ‎seluruh peralatan multimedia. ‎
‎3 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Peralatan ‎multimedia ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Sekurang-kurangnya terdiri dari 1 set ‎komputer (CPU, monitor minimum 15 ‎inci, printer), TV, radio, dan pemutar ‎VCD/DVD. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎4.1 ‎ Buku inventaris ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎4.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.3 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.4 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎3. Ruang Laboratorium Biologi ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang laboratorium biologi berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ‎pembelajaran biologi secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang laboratorium biologi dapat menampung minimum satu rombongan ‎belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Rasio minimum ruang laboratorium biologi 2,4 m2/peserta didik. Untuk ‎rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium ‎‎48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar minimum ruang ‎laboratorium biologi 5 m. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang laboratorium biologi memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan ‎memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang laboratorium biologi dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada ‎Tabel 4.7. ‎

Tabel 4.7 Sarana, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium Biologi ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik, ditambah 1 ‎buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/7 peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎Permukaan kedap air dan mudah ‎dibersihkan. Ukuran memadai ‎untuk menampung kegiatan ‎peserta didik secara ‎berkelompok maksimum 7 ‎orang. ‎
‎1.3 ‎ Meja demonstrasi ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎Permukaan kedap air dan mudah ‎dibersihkan. Luas ‎memungkinkan untuk ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
melakukan demonstrasi dan ‎menampung peralatan dan bahan ‎yang diperlukan. Tinggi ‎memungkinkan seluruh peserta ‎didik dapat mengamati ‎percobaan yang ‎didemonstrasikan. ‎
‎1.4 ‎ Meja persiapan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menyiapkan ‎materi percobaan. ‎
‎1.5 ‎ Lemari alat ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung ‎semua alat. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.6 ‎ Lemari bahan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung ‎semua bahan. Tidak mudah ‎berkarat. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.7 ‎ Bak cuci ‎ ‎1 buah/ 2 ‎kelompok, ‎ditambah 1 buah ‎di ruang ‎persiapan. ‎ Tersedia air bersih dalam jumlah ‎memadai. ‎
‎2 ‎ Peralatan Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Alat peraga : ‎
‎2.1.1 ‎ Model kerangka manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Tinggi minimum 150 cm. ‎
‎2.1.2 ‎ Model tubuh manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Tinggi minimum 150 cm. Organ ‎tubuh terlihat dan dapat ‎dilepaskan dari model. Dapat ‎diamati dengan mudah oleh ‎seluruh peserta didik. ‎
‎2.1.3 ‎ Preparat mitosis ‎ ‎6 buah/lab ‎
‎2.1.4 ‎ Preparat meiosis ‎ ‎6 buah/lab ‎
‎2.1.5 ‎ Preparat anatomi ‎tumbuhan ‎ ‎6 set/lab ‎ Berupa irisan melintang akar, ‎batang, daun, dikotil, dan ‎monokotil. ‎
‎2.1.6 ‎ Preparat anatomi hewan ‎ ‎6 set/lab ‎ Berupa irisan otot rangka, otot ‎jantung, otot polos, tulang ‎keras, tulang rawan, ginjal, ‎testis, ovarium, hepar, dan ‎syaraf. ‎
‎2.1.7 ‎ Gambar kromosom ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.8 ‎ Gambar DNA ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.9 ‎ Gambar RNA ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2.1.10‎ ‎ Gambar pewarisan ‎Mendel ‎ ‎1 buah/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.11‎ ‎ Gambar contoh-contoh ‎tumbuhan dari berbagai ‎divisi ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.12‎ ‎ Gambar contoh-contoh ‎hewan dari berbagai filum ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.13‎ ‎ Gambar/model sistem ‎pencernaan manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya ‎jelas terbaca dan berwarna ‎dengan ukuran minimum A1. ‎Jika berupa model, maka dapat ‎dibongkar pasang. ‎
‎2.1.14‎ ‎ Gambar/model sistem ‎pernapasan manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya ‎jelas terbaca dan berwarna ‎dengan ukuran minimum A1. ‎Jika berupa model, maka dapat ‎dibongkar pasang. ‎
‎2.1.15‎ ‎ Gambar/model sistem ‎peredaran darah manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya ‎jelas terbaca dan berwarna ‎dengan ukuran minimum A1. ‎Jika berupa model, maka dapat ‎dibongkar pasang. ‎
‎2.1.16‎ ‎ Gambar/model sistem ‎pengeluaran manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya ‎jelas terbaca dan berwarna ‎dengan ukuran minimum A1. ‎Jika berupa model, maka dapat ‎dibongkar pasang. ‎
‎2.1.17‎ ‎ Gambar/model sistem ‎reproduksi manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya ‎jelas terbaca dan berwarna ‎dengan ukuran minimum A1. ‎Jika berupa model, maka dapat ‎dibongkar pasang. ‎
‎2.1.18‎ ‎ Gambar/model sistem ‎syaraf manusia ‎ ‎1 buah/lab ‎ Jika berupa gambar, maka isinya ‎jelas terbaca dan berwarna ‎dengan ukuran minimum A1. ‎Jika berupa model, maka dapat ‎dibongkar pasang. ‎
‎2.1.19‎ ‎ Gambar sistem ‎pencernaan burung, reptil, ‎ampibi, ikan, dan cacing ‎tanah ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.20‎ ‎ Gambar sistem ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
pernapasan burung, reptil, ‎ampibi, ikan, dan cacing ‎tanah ‎ berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.21‎ ‎ Gambar sistem peredaran ‎darah burung, reptil, ‎ampibi, ikan, dan cacing ‎tanah ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.22‎ ‎ Gambar sistem ‎pengeluaran burung, ‎reptil, ampibi, ikan, dan ‎cacing tanah ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.23‎ ‎ Gambar sistem ‎reproduksi burung, reptil, ‎ampibi, ikan, dan cacing ‎tanah. ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.24‎ ‎ Gambar sistem syaraf ‎burung, reptil, ampibi, ‎ikan, dan cacing tanah. ‎ ‎1 set/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.1.25 ‎ Gambar pohon evolusi ‎ ‎1 buah/lab ‎ Isi gambar jelas terbaca dan ‎berwarna, ukuran minimum A1. ‎
‎2.2 ‎ Alat dan Bahan ‎Percobaan: ‎
‎2.2.1 ‎ Mikroskop monokuler ‎ ‎6 buah/lab ‎ Lensa obyektif 10 x, 40 x, dan ‎‎100 x. Lensa okuler 5 x dan 10 ‎x. Kondensor berupa cermin ‎datar dan cermin cekung, ‎diafragma iris, konstruksi logam ‎kuat dan kekar, meja horizontal, ‎pengatur fokus kasar dan halus, ‎tersimpan dalam peti kayu yang ‎dilengkapi silica gel dan ‎petunjuk pemakaiannya. ‎
‎2.2.2 ‎ Mikroskop stereo ‎binokuler ‎ ‎6 buah/lab ‎ Perbesaran 20 x. Jarak kerja ‎dapat distel antara okuler dan ‎bidang pandang, alas stabil dari ‎logam cor, ada pengatur fokus ‎dan skrup penjepit, ada tutup ‎penahan debu. ‎
‎2.2.3.‎ ‎ Perangkat pemeliharan ‎mikroskop (kertas ‎pembersih lensa, sikat ‎halus, kunci Allen, alat ‎semprot, obeng halus, lup ‎tukang arloji, tang untuk ‎melipat) ‎ ‎2 set/lab ‎ Kualitas baik. ‎
‎2.2.4 ‎ Gelas Benda ‎ ‎6 pak/lab (isi 72) ‎ Kaca jernih. Ukuran 76,2 mm x ‎‎25,4 mm x 1 mm. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2.2.5 ‎ Gelas penutup ‎ ‎6 pak/lab (isi 50) ‎ Kaca jernih. Ukuran 22 mm x 22 ‎mm x 0.16 mm. ‎
‎2.2.6 ‎ Gelas arloji ‎ ‎2 pak/lab (isi 10) ‎ Bahan kaca. Diameter 80 mm. ‎
‎2.2.7 ‎ Cawan petri ‎ ‎2 pak/lab (isi 10) ‎ Bahan kaca, ada penutup. ‎Diameter 100 mm. ‎
‎2.2.8 ‎ Gelas kimia ‎ Masing-masing 10 ‎buah/lab ‎ Borosilikat, rendah, berbibir. ‎Volume: 50 ml, 100 ml, 250 ml, ‎‎600 ml, dan 1000 ml. ‎
‎2.2.9 ‎ Corong ‎ Masing-masing 10 ‎buah/lab ‎ Borosilikat, datar. Diameter: 75 ‎mm dan 100 mm. ‎
‎2.2.10‎ ‎ Pipet ukur ‎ ‎6 buah/lab ‎ Kaca, lurus, skala permanen. ‎Volume 10 ml. ‎
‎2.2.11 ‎ Tabung reaksi ‎ ‎6 kotak/lab (isi 10) ‎ Borosilikat, bibir lipat. Tinggi ‎‎100 mm. Diameter 12 mm. ‎
‎2.2.12 ‎ Sikat tabung reaksi ‎ ‎10 buah/lab ‎ Kepala berbulu keras, pegangan ‎kawat. Diameter 22-26 mm. ‎
‎2.2.13 ‎ Penjepit tabung reaksi ‎ ‎10 buah/lab ‎ Kayu dengan pegas untuk ‎tabung reaksi. Diameter 10-25 ‎mm. ‎
‎2.2.14‎ ‎ Labu Erlenmeyer ‎ Masing-masing 10 ‎buah/lab ‎ Borosilikat, bibir tuang. ‎Volume: 50 ml, 100 ml, 250 ml, ‎‎600 ml, dan 1000 ml. ‎
‎2.2.15 ‎ Kotak preparat ‎ ‎6 buah/lab (isi ‎‎100) ‎ Kayu/plastik. ‎
‎2.2.16‎ ‎ Lumpang dan alu ‎ ‎6 buah/lab ‎ Porselen, permukaan rata dan ‎licin. Diameter 80 mm. ‎
‎2.2.17 ‎ Gelas ukur ‎ Masing-masing 6 ‎buah/lab ‎ Borosilikat. Volume: 100 ml ‎dan 10 ml. ‎
‎2.2.18 ‎ Stop watch ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,2 detik ‎
‎2.2.19 ‎ Kaki tiga ‎ ‎6 buah/lab ‎ Besi, panjang batang sekitar 12 ‎cm. Diameter cincin sekitar 62 ‎cm. ‎
‎2.2.20 ‎ Perangkat batang statif ‎‎(panjang dan pendek) ‎ ‎6 set/lab ‎ Baja tahan karat, dasar statif ‎bahan ABS, balok penunjang ‎logam, kaki standar. Diameter ‎‎10 mm. ‎
‎2.2.21‎ ‎ Klem universal ‎ ‎10 buah/lab ‎ Aluminium dan baja anti karat, ‎bagian dalam pemegang dilapisi ‎karet. Panjang sekitar 12 cm. ‎
‎2.2.22‎ ‎ Bosshead (penjepit) ‎ ‎10 buah/lab ‎ Aluminium, arah lubang ‎penggenggam vertikal dan ‎horizontal. Panjang sekitar 80 ‎mm. ‎
‎2.2.23 ‎ Pembakar spiritus ‎ ‎6 buah/lab ‎ Kaca, dengan sumbu dan tutup. ‎Volume 100 ml. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2.2.24‎ ‎ Kasa ‎ ‎6 buah/lab ‎ Baja anti karat, tanpa asbes. ‎Ukuran 140 mm x 140 mm. ‎
‎2.2.25‎ ‎ Aquarium ‎ ‎1 buah/lab ‎ Plastik transparan, dilengkapi ‎alas dan penutup. Ukuran 30 cm ‎x 20 cm x 20 cm. ‎
‎2.2.26 ‎ Neraca ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kapasitas 311 gram, piringan ‎tunggal, 4 lengan dengan beban ‎yang dapat digeser, ada skrup ‎penyetel keseimbangan. ‎Ketelitian 10 mg, ‎
‎2.2.27 ‎ Sumbat karet 1 lubang ‎ Masing-masing 6 ‎buah/lab ‎ Diameter: 8 mm, 9 mm, 10 mm, ‎‎11 mm, 13 mm, 15 mm, 17 mm, ‎‎19 mm, 21 mm, dan 23 mm. ‎
‎2.2.28 ‎ Sumbat karet 2 lubang ‎ Masing-masing 10 ‎buah/lab ‎ Diameter 15 mm, 17 mm, 19 ‎mm, 21 mm, dan 23 mm. ‎
‎2.2.29 ‎ Termometer ‎ Masing-masing 10 ‎buah/lab ‎ Batas ukur 0-50 °C dan -10-110 ‎‎°C. ‎
‎2.2.30‎ ‎ Potometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dari kaca. ‎
‎2.2.31‎ ‎ Respirometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Kualitas baik. ‎
‎2.2.32 ‎ Perangkat bedah hewan ‎ ‎6 set/lab ‎ Skalpel, gunting lurus 115 mm, ‎gunting bengkok 115 mm, jarum ‎pentul, pinset 125 mm, loupe ‎bertangkai dengan diameter 58 ‎mm. ‎
‎2.2.33 ‎ Termometer suhu tanah ‎ ‎6 buah/lab ‎ Tabung aluminium dengan ‎ujung runcing membungkus ‎termometer raksa. Batas ukur -5-‎‎65 °C. ‎
‎2.2.34 ‎ Higrometer putar ‎ ‎2 buah/lab ‎ Dilengkapi tabel konversi. Skala ‎‎0-50 °C. ‎
‎2.2.35 ‎ Kuadrat ‎ ‎6 buah/lab ‎ Besi atau aluminium, dengan ‎skrup kupu-kupu, dengan jala ‎berjarak 10 cm. Ukuran 50 cm x ‎‎50 cm. ‎
‎2.2.36 ‎ Petunjuk percobaan ‎ ‎6 buah/ percobaan ‎
‎3 ‎ Media Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 ‎cm. Ditempatkan pada posisi ‎yang memungkinkan seluruh ‎peserta didik melihatnya dengan ‎jelas. ‎
‎4 ‎ Bahan Habis Pakai ‎‎(Kebutuhan per tahun) ‎
‎4.1 ‎ Asam sulfat ‎ ‎500 ml/lab ‎ Larutan pekat 95 – 98%. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎4.2 ‎ HCL ‎ ‎500cc/lab ‎ ‎36%. ‎
‎4.3 ‎ Acetokarmin ‎ ‎10 gram/lab ‎ Serbuk. ‎
‎4.4 ‎ Eosin ‎ ‎25 gram/lab ‎ Padat (kristal). ‎
‎4.5 ‎ Etanol ‎ ‎2500 ml/lab ‎ ‎95%. ‎
‎4.6 ‎ Glukosa ‎ ‎500 gram/lab ‎ Padat (kristal). ‎
‎4.7 ‎ Indikator universal ‎ ‎4 rol/lab ‎ pH 1 – 11. ‎
‎4.8 ‎ Iodium ‎ ‎500 gram/lab ‎ Padat (kristal). ‎
‎4.9 ‎ KOH ‎ ‎500 gram/lab ‎ Padat (kristal). ‎
‎4.10‎ ‎ Mn SO4 ‎ ‎500 gram/lab ‎ Padat (serbuk). ‎
‎4.11‎ ‎ NaOH ‎ ‎500 gram/lab ‎ Padat (kristal). ‎
‎4.12‎ ‎ Vaseline ‎ ‎500 gram/lab ‎ Pasta. ‎
‎4.13 ‎ Kertas saring ‎ ‎6 pak/lab ‎ Kualitas sekolah no 1. Diameter ‎‎90 mm. ‎
‎5 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎5.1 ‎ Kotak kontak ‎ ‎9 buah/lab ‎ ‎1 buah di tiap meja peserta ‎didik, 2 buah di meja demo, 2 ‎buah di ruang persiapan. ‎
‎5.2 ‎ Alat pemadam kebakaran ‎ ‎1 buah/lab ‎ Mudah dioperasikan. ‎
‎5.3 ‎ Peralatan P3K ‎ ‎1 buah/lab ‎ Terdiri dari kotak P3K dan ‎isinya tidak kadaluarsa termasuk ‎obat P3K untuk luka bakar dan ‎luka terbuka. ‎
‎5.4 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/lab ‎
‎5.5 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/lab ‎

‎4. Ruang Laboratorium Fisika ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang laboratorium fisika berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ‎pembelajaran fisika secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang laboratorium fisika dapat menampung minimum satu rombongan belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Rasio minimum ruang laboratorium fisika 2,4 m2/peserta didik. Untuk ‎rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium ‎‎48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium fisika ‎minimum 5 m. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang laboratorium fisika memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan ‎memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang laboratorium fisika dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel ‎‎4.8. ‎

Tabel 4.8 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium Fisika ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik, ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
ditambah 1 ‎buah/guru ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/7 peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung ‎kegiatan peserta didik secara ‎berkelompok maksimum 7 ‎orang. ‎
‎1.3 ‎ Meja demonstrasi ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Luas ‎meja memungkinkan untuk ‎melakukan demonstrasi dan ‎menampung peralatan dan bahan ‎yang diperlukan. Tinggi meja ‎memungkinkan seluruh peserta ‎didik dapat mengamati ‎percobaan yang ‎didemonstrasikan. ‎
‎1.4 ‎ Meja persiapan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menyiapkan ‎materi percobaan. ‎
‎1.5 ‎ Lemari alat ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Tertutup ‎dan dapat dikunci. Ukuran ‎memadai untuk menampung ‎semua alat. ‎
‎1.6 ‎ Lemari bahan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Tertutup ‎dan dapat dikunci. Ukuran ‎memadai untuk menampung ‎semua bahan dan tidak mudah ‎berkarat. ‎
‎1.7 ‎ Bak cuci ‎ ‎1 buah/ 2 ‎kelompok, ‎ditambah 1 buah ‎di ruang ‎persiapan. ‎ Tersedia air bersih dalam jumlah ‎memadai. ‎
‎2 ‎ Peralatan Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Bahan dan Alat Ukur ‎Dasar: ‎
‎2.1.1 ‎ Mistar ‎ ‎6 buah/lab ‎ Panjang minimum 50 cm, skala ‎terkecil 1 mm. ‎
‎2.1.2 ‎ Rolmeter ‎ ‎6 buah/lab ‎ Panjang minimum 10 m, skala ‎terkecil 1 mm. ‎
‎2.1.3 ‎ Jangka sorong ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,1 mm. ‎
‎2.1.4 ‎ Mikrometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,01 mm. ‎
‎2.1.5 ‎ Kubus massa sama ‎ ‎6 set/lab ‎ Massa 100 g (2%), 4 jenis ‎bahan. ‎
‎2.1.6 ‎ Silinder massa sama ‎ ‎6 set/lab ‎ Massa 100 g (2%), 4 jenis ‎bahan. ‎
‎2.1.7 ‎ Plat ‎ ‎6 set/lab ‎ Terdapat kail penggantung, ‎bahan logam 4 jenis. ‎
‎2.1.8 ‎ Beban bercelah ‎ ‎10 buah/lab ‎ Massa antara 5-20 g, minimum 2 ‎nilai massa, ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
terdapat fasilitas pengait. ‎
‎2.1.9 ‎ Neraca ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ketelitian 10 mg. ‎
‎2.1.10 ‎ Pegas ‎ ‎6 buah/lab ‎ Bahan baja pegas, minimum 3 ‎jenis. ‎
‎2.1.11‎ ‎ Dinamometer (pegas ‎presisi) ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,1 N/cm. ‎
‎2.1.12 ‎ Gelas ukur ‎ ‎6 buah/lab ‎ Bahan borosilikat. Volume ‎antara 100-1000 ml. ‎
‎2.1.13 ‎ Stopwatch ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,2 detik. ‎
‎2.1.14 ‎ Termometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Tersedia benang penggantung. ‎Batas ukur 10-110 oC. ‎
‎2.1.15‎ ‎ Gelas Beaker ‎ ‎6 buah/lab ‎ Bahan borosilikat. Volume ‎antara 100-1000 ml, terdapat tiga ‎variasi volume. ‎
‎2.1.16 ‎ Garputala ‎ ‎6 buah/lab ‎ Bahan baja. Minimum 3 variasi ‎frekuensi. ‎
‎2.1.17‎ ‎ Multimeter AC/DC 10 ‎kilo ohm/volt ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dapat mengukur tegangan, arus ‎dan hambatan. Batas ukur arus ‎minimum 100 mA-5 A. Batas ‎minimum ukur tegangan untuk ‎DC 100 mV-50 V. Batas ‎minimum ukur tegangan untuk ‎AC 0-250 V. ‎
‎2.1.18 ‎ Kotak potensiometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Disipasi maksimum 5 watt. ‎Ukuran hambatan 50 Ohm. ‎
‎2.1.19 ‎ Osiloskop ‎ ‎1 set/lab ‎ Batas ukur 20 MHz, dua kanal, ‎beroperasi X-Y, tegangan ‎masukan 220 volt, dilengkapi ‎probe intensitas, tersedia buku ‎petunjuk. ‎
‎2.1.20 ‎ Generator frekuensi ‎ ‎6 buah/lab ‎ Frekuensi luaran dapat diatur ‎dalam rentang audio. Minimum ‎‎4 jenis bentuk gelombang dengan ‎catu daya 220 volt. Mampu ‎menggerakkan speaker daya 10 ‎watt. ‎
‎2.1.21 ‎ Pengeras suara ‎ ‎6 buah/lab ‎ Tegangan masukan 220 volt, ‎daya maksimum keluaran 10 ‎watt. ‎
‎2.1.22 ‎ Kabel penghubung ‎ ‎1 set/lab ‎ Panjang minimum 50 cm, ‎dilengkapi plug diameter 4 mm. ‎Terdapat 3 jenis warna: hitam, ‎merah dan putih, masing-masing ‎‎12 buah. ‎
‎2.1.23 ‎ Komponen elektronika ‎ ‎1 set/lab ‎ Hambatan tetap antara 1 Ohm – 1 ‎M Ohm, ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
disipasi 0,5 watt masing-masing ‎‎30 buah, mencakup LDR, NTC, ‎LED, transistor dan lampu neon ‎masing-masing minimum 3 ‎macam. ‎
‎2.1.24 ‎ Catu daya ‎ ‎6 buah/lab ‎ Tegangan masukan 220 V, ‎dilengkapi pengaman, tegangan ‎keluaran antara 3-12 V, ‎minimum ada 3 variasi tegangan ‎keluaran. ‎
‎2.1.25 ‎ Transformator ‎ ‎6 buah/lab ‎ Teras inti dapat dibuka. Banyak ‎lilitan antara 100-1000. Banyak ‎lilitan minimum ada 2 nilai. ‎
‎2.1.26‎ ‎ Magnet U ‎ ‎6 buah/lab ‎
‎2.2 ‎ Alat Percobaan: ‎
‎2.2.1 ‎ Percobaan Atwood atau ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎dan memberikan data GLB dan ‎GLBB. Minimum dengan 3 ‎kombinasi nilai massa beban. ‎
Percobaan Kereta dan ‎Pewaktu ketik ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎dan memberikan data GLB dan ‎GLBB. Lengkap dengan pita ‎perekam. ‎
‎2.2.2 ‎ Percobaan Papan Luncur ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎dan memberikan data gerak ‎benda pada bidang miring. ‎Kemiringan papan dapat diubah, ‎lengkap dengan katrol dan balok. ‎Minimum dengan tiga nilai ‎koefisien gesekan. ‎
‎2.2.3 ‎ Percobaan Ayunan ‎Sederhana atau ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎ayunan dan memberikan data ‎pada pengukuran percepatan ‎gravitasi. Minimum dengan tiga ‎nilai panjang ayunan dan tiga ‎nilai massa beban. ‎
Percobaan Getaran pada ‎Pegas ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎getaran dan memberikan data ‎pada pengukuran percepatan ‎gravitasi. Minimum dengan tiga ‎nilai konstanta pegas dan tiga ‎nilai massa beban. ‎
‎2.2.4 ‎ Percobaan Hooke ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu memberikan data untuk ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
membuktikan hukum Hooke dan ‎menentukan minimum 3 nilai ‎konstanta pegas. ‎
‎2.2.5 ‎ Percobaan Kalorimetri ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu memberikan data untuk ‎membuktikan hukum kekekalan ‎energi panas serta menentukan ‎kapasitas panas kalorimeter dan ‎kalor jenis minimum tiga jenis ‎logam. Lengkap dengan ‎pemanas, bejana dan kaki tiga, ‎jaket isolator, pengaduk dan ‎termometer. ‎
‎2.2.6 ‎ Percobaan Bejana ‎Berhubungan ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu memberikan data untuk ‎membuktikan hukum fluida ‎statik dan dinamik. ‎
‎2.2.7 ‎ Percobaan Optik ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎sifat bayangan dan memberikan ‎data tentang keteraturan ‎hubungan antara jarak benda, ‎jarak bayangan dan jarak fokus ‎cermin cekung, cermin cembung, ‎lensa cekung, dan lensa ‎cembung. Masing-masing ‎minimum dengan tiga nilai jarak ‎fokus. ‎
‎2.2.8 ‎ Percobaan Resonansi ‎Bunyi atau ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu menunjukkan fenomena ‎resonansi dan memberikan data ‎kuantisasi panjang gelombang, ‎minimum untuk tiga nilai ‎frekuensi. ‎
Percobaan Sonometer ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu memberikan data ‎hubungan antara frekuensi bunyi ‎suatu dawai dengan tegangannya, ‎minimum untuk tiga jenis dawai ‎dan tiga nilai tegangan. ‎
‎2.2.9 ‎ Percobaan Hukum Ohm ‎ ‎6 set/lab ‎ Mampu memberikan data ‎keteraturan hubungan antara arus ‎dan tegangan minimum untuk ‎tiga nilai hambatan. ‎
‎2.2.10‎ ‎ Manual percobaan ‎ ‎6 buah/ percobaan ‎
‎3 ‎ Media Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 ‎cm. Ditempatkan pada posisi ‎yang memungkinkan seluruh ‎peserta didik melihatnya dengan ‎jelas. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎4 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎4.1 ‎ Kotak kontak ‎ ‎9 buah/lab ‎ ‎1 buah di tiap meja peserta didik, ‎‎2 buah di meja demo, 2 buah di ‎ruang persiapan. ‎
‎4.2 ‎ Alat pemadam kebakaran ‎ ‎1 buah/lab ‎ Mudah dioperasikan. ‎
‎4.3 ‎ Peralatan P3K ‎ ‎1 buah/lab ‎ Terdiri dari kotak P3K dan isinya ‎tidak kadaluarsa termasuk obat ‎P3K untuk luka bakar dan luka ‎terbuka. ‎
‎4.4 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/lab ‎
‎4.5 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/lab ‎

‎5. Ruang Laboratorium Kimia ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang laboratorium kimia berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ‎pembelajaran kimia secara praktek yang memerlukan peralatan khusus. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang laboratorium kimia dapat menampung minimum satu rombongan belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Rasio minimum ruang laboratorium kimia 2,4 m2/peserta didik. Untuk ‎rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium ‎‎48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium kimia ‎minimum 5 m. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang laboratorium kimia memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan ‎memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan. ‎
‎ ‎ e.‎ Ruang laboratorium kimia dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel ‎‎4.9. ‎

Tabel 4.9 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium Kimia ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik, ditambah 1 ‎buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/ 7 peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menampung ‎kegiatan peserta didik secara ‎berkelompok maksimum 7 orang. ‎
‎1.3 ‎ Meja demonstrasi ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Luas meja ‎memungkinkan untuk melakukan ‎demonstrasi dan menampung ‎peralatan dan bahan yang ‎diperlukan. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
Tinggi meja memungkinkan ‎seluruh peserta didik dapat ‎mengamati percobaan yang ‎didemonstrasikan. ‎
‎1.4 ‎ Meja persiapan ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk menyiapkan materi ‎percobaan. ‎
‎1.5 ‎ Lemari alat ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Tertutup ‎dan dapat dikunci. Ukuran ‎memadai untuk menampung semua ‎alat. ‎
‎1.6 ‎ Lemari bahan ‎ ‎2 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Cukup ‎untuk menyimpan seluruh bahan, ‎tidak mudah berkarat, rak tersangga ‎dengan kuat. Pintu geser, berkunci. ‎
‎1.7 ‎ Lemari asam ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎ruang dalam lemari minimum 0,9 ‎m x 0,6 m x 0,9 m. Tinggi bidang ‎kerja dari lantai 70 cm. Materi ‎tahan karat, tahan asam, ‎mempunyai pintu kaca yang dapat ‎dibuka-tutup sebagian, mempunyai ‎pencahayaan yang baik, saluran ‎buangan gas langsung keluar dan ‎terpompa, mempunyai saluran air ‎bersih dan buangan. ‎
‎1.8 ‎ Bak cuci ‎ ‎1 buah/ 2 ‎kelompok, ‎ditambah 1 buah ‎di ruang ‎persiapan. ‎ Tersedia air bersih dalam jumlah ‎yang memadai. ‎
‎2 ‎ Peralatan Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Botol zat ‎ Masing-masing ‎‎24 buah/lab ‎ Bertutup. Volume: 100 ml, 250 ml, ‎dan 500 ml. ‎
‎2.2 ‎ Pipet tetes ‎ ‎100 buah/lab ‎ Ujung panjang, dengan karet. ‎Ukuran 20 cm. ‎
‎2.3 ‎ Batang pengaduk ‎ Masing-masing ‎‎25 buah/lab ‎ Diameter: 5 mm dan 10 mm, ‎panjang 20 cm. ‎
‎2.4 ‎ Gelas kimia ‎ Masing-masing ‎‎12 buah/lab ‎ Volume: 50 ml, 150 ml, dan 250 ‎ml. ‎
‎2.5 ‎ Gelas kimia ‎ Masing-masing 3 ‎buah/lab ‎ Volume: 500 ml, 1000 ml, dan ‎‎2000 ml. ‎
‎2.6 ‎ Labu erlenmeyer ‎ ‎25 buah/lab ‎ Volume 250 ml. ‎
‎2.7 ‎ Labu takar ‎ Masing-masing ‎‎50, 50, dan 3 ‎buah/lab ‎ Volume: 50 ml, 100 ml, dan 1000 ‎ml. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2.8 ‎ Pipet volume ‎ Masing-masing ‎‎30 buah/lab ‎ Skala permanen. Volume: 5 ml ‎dan 10 ml. ‎
‎2.9 ‎ Pipet seukuran ‎ Masing-masing ‎‎30 buah/lab ‎ Skala permanen. Volume: 10 ml, ‎‎25 ml, dan 50 ml. ‎
‎2.10‎ ‎ Corong ‎ Masing-masing ‎‎30 dan 3 ‎buah/lab ‎ Diameter: 5 cm dan 10 cm. ‎
‎2.11‎ ‎ Mortar ‎ Masing-masing 6 ‎dan 1 buah/lab ‎ Bahan keramik, bagian dalam ‎berglasur. Diameter: 7cm dan ‎‎15cm. ‎
‎2.12 ‎ Botol semprot ‎ ‎15 buah/lab ‎ Bahan plastik lentur. Volume 500 ‎ml. ‎
‎2.13‎ ‎ Gelas ukur ‎ Masing-masing ‎‎15, 15,15, 3, dan ‎‎3 buah/lab ‎ Volume: 10 ml, 50 ml, 100 ml, 500 ‎ml, dan 1000 ml. ‎
‎2.14 ‎ Buret + klem ‎ ‎10 buah/lab ‎ Skala permanen, tangan klem buret ‎mudah digerakkan, kelas B. ‎Volume 50 ml. ‎
‎2.15‎ ‎ Statif + klem ‎ Masing-masing ‎‎10 buah/lab ‎ Besi, tahan karat, stabil, kuat, ‎permukaan halus. Klem boss ‎clamp. ‎
‎2.16 ‎ Kaca arloji ‎ ‎10 buah/lab ‎ Diameter 10 cm. ‎
‎2.17 ‎ Corong pisah ‎ ‎10 buah/lab ‎ Bahan gelas. Volume 100 ml. ‎
‎2.18 ‎ Alat destilasi ‎ ‎2 set/lab ‎ Bahan gelas. Volume labu 100 ml. ‎
‎2.19 ‎ Neraca ‎ ‎2 set/lab ‎ Ketelitian 10 mg. ‎
‎2.20 ‎ pHmeter ‎ ‎2 set/lab ‎ Ketelitian 0,2 (analog) dan 0,1 ‎‎(digital). ‎
‎2.21 ‎ Centrifuge ‎ ‎1 buah/lab ‎ Menggunakan daya listrik, ‎minimum 4 tabung. ‎
‎2.22 ‎ Barometer ‎ ‎1 buah/lab ‎ Untuk di dinding lab, dilengkapi ‎termometer. ‎
‎2.23 ‎ Termometer ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dapat mengukur suhu 0-100 0C, ‎ketelitan 1 0C, tidak mengandung ‎merkuri. ‎
‎2.24 ‎ Multimeter AC/DC, 10 kilo ‎ohm/volt ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dapat mengukur tegangan, arus ‎dan hambatan. Batas ukur arus ‎minimum 100 mA-5 A. Batas ‎minimum ukur tegangan untuk DC ‎‎100 mV-50 V. Batas minimum ‎ukur tegangan untuk AC 0-250 V. ‎
‎2.25 ‎ Pembakar spiritus ‎ ‎8 buah/lab ‎ Bahan gelas, bertutup. ‎
‎2.26 ‎ Kaki tiga + alas kasa kawat ‎ ‎8 buah/lab ‎ Tinggi disesuaikan tinggi pembakar ‎spiritus. ‎
‎2.27 ‎ Stopwatch ‎ ‎6 buah/lab ‎ Ketelitian 0,2 detik. ‎
‎2.28 ‎ Kalorimeter tekanan tetap ‎ ‎6 buah/lab ‎ Dapat memberikan data untuk ‎pembelajaran entalpi reaksi. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
Kapasitas panas bahan rendah. ‎Volume 250 ml. ‎
‎2.29 ‎ Tabung reaksi ‎ ‎100 buah/lab ‎ Gelas. Volume 20 ml. ‎
‎2.30 ‎ Rak tabung reaksi ‎ ‎7 buah/lab ‎ Kayu. Kapasitas minimum 10 ‎tabung. ‎
‎2.31 ‎ Sikat tabung reaksi ‎ ‎10 buah/lab ‎ Bulu halus. Diameter 1 cm. ‎
‎2.32 ‎ Tabung centrifuge ‎ ‎8 buah/lab ‎ Kaca, ukuran sesuai dengan ‎centrifuge. ‎
‎2.33‎ ‎ Tabel Periodik Unsur ‎Unsur ‎ ‎1 buah/lab ‎ Poster, kertas 220 gram, laminasi, ‎dapat digantung. ‎
‎2.34 ‎ Model molekul ‎ ‎6 set/lab ‎ Minimum dapat menunjukkan atom ‎hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur ‎dan karbon, serta dapat dirangkai ‎menjadi molekul. ‎
‎2.35 ‎ Petunjuk percobaan ‎ ‎6 buah/ ‎Percobaan ‎
‎3 ‎ Media Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 cm. ‎Ditempatkan pada posisi yang ‎memungkinkan seluruh peserta ‎didik melihatnya dengan jelas. ‎
‎4 ‎ Bahan Habis Pakai ‎
Bahan habis pakai tersedia di laboratorium meliputi bahan kimia, dengan banyak ‎setiap saat 1,2 x banyak yang dibutuhkan. Bahan kimia meliputi zat-zat yang ‎diperlukan dalam percobaan–percobaan: Pengenalan Reaksi Kimia, Teknik Pemisahan ‎dan Pemurnian, Titrasi Asam-Basa,Elektrokimia, Energetika, Pembuatan Produk ‎Terapan Pengetahuan Kimia. ‎
‎5 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎5.1 ‎ Kotak kontak ‎ ‎9 buah/lab ‎ ‎1 buah untuk tiap meja peserta ‎didik, 2 buah untuk meja demo, 2 ‎buah untuk di ruang persiapan. ‎
‎5.2 ‎ Alat pemadam kebakaran ‎ ‎1 buah/lab ‎ Mudah dioperasikan. ‎
‎5.3 ‎ Peralatan P3K ‎ ‎1 buah/lab ‎ Terdiri dari kotak P3K dan isinya ‎tidak kadaluarsa termasuk obat ‎P3K untuk luka bakar dan luka ‎terbuka. ‎
‎5.4 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/lab ‎
‎5.5 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/lab ‎

‎6. Ruang Laboratorium Komputer ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang laboratorium komputer berfungsi sebagai tempat mengembangkan ‎keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang laboratorium komputer dapat menampung minimum satu rombongan ‎belajar yang bekerja dalam kelompok @ 2 orang. ‎
‎ ‎ c.‎ Rasio minimum luas ruang laboratorium komputer 2 m2/peserta didik. Untuk ‎rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium ‎komputer 30 m2. Lebar minimum ruang laboratorium komputer 5 m. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang laboratorium komputer dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada ‎Tabel 4.10. ‎

Tabel 4.10 Jenis, Rasio dan Deskripsi Sarana Laboratorium Komputer ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. Desain dudukan ‎dan sandaran membuat peserta didik ‎nyaman belajar. ‎
‎1.2 ‎ Meja ‎ ‎1 buah/2 peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menampung 1 unit komputer dan ‎peserta didik bekerja berdua. Jika CPU ‎diletakkan di bawah meja, maka harus ‎mempunyai dudukan minimum setinggi 15 ‎cm. Kaki peserta didik dapat masuk ke ‎bawah meja dengan nyaman. ‎
‎1.3 ‎ Kursi guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran kursi memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Meja guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎bekerja dengan nyaman. ‎
‎2 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Komputer ‎ ‎1 unit/2 peserta ‎didik, ditambah 1 ‎unit untuk guru ‎ Mendukung penggunaan multimedia. ‎Ukuran monitor minimum 15”. ‎
‎2.2 ‎ Printer ‎ ‎1 unit/lab ‎
‎2.3 ‎ Scanner ‎ ‎1 unit/lab ‎
‎2.4 ‎ Titik akses ‎internet ‎ ‎1 titik/lab ‎ Berupa saluran telepon atau nirkabel. ‎
‎2.5 ‎ LAN ‎ Sesuai banyak ‎computer ‎ Dapat berfungsi dengan baik. ‎
‎2.6 ‎ Stabilizer ‎ Sesuai banyak ‎komputer ‎ Setiap komputer terhubung dengan ‎stabilizer. ‎
‎2.7 ‎ Modul praktek ‎ ‎1 set/komputer ‎ Terdiri dari sistem operasi, pengolah kata, ‎pengolah angka, dan pengolah gambar. ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎3 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 cm. ‎Ditempatkan pada posisi yang ‎memungkinkan seluruh peserta didik ‎melihatnya dengan jelas. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎4.1 ‎ Kotak kontak ‎ Sesuai banyak ‎komputer ‎
‎4.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/lab ‎
‎4.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/lab ‎

‎7. Ruang Laboratorium Bahasa ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang laboratorium bahasa berfungsi sebagai tempat mengembangkan ‎keterampilan berbahasa, khusus untuk sekolah/madrasah yang mempunyai Jurusan Bahasa. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang laboratorium bahasa dapat menampung minimum satu rombongan ‎belajar. ‎
‎ ‎ c.‎ Rasio minimum ruang laboratorium bahasa 2 m2/peserta didik. Untuk ‎rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium ‎‎30 m2. Lebar minimum ruang laboratorium bahasa 5 m. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang laboratorium bahasa dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada ‎Tabel 4.11. ‎

Tabel 4.11 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Laboratorium Bahasa ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. Desain dudukan ‎dan sandaran membuat peserta didik ‎nyaman belajar. ‎
‎1.2 ‎ Meja peserta ‎didik ‎ ‎1 buah/peserta ‎didik ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan ‎oleh peserta didik. Ukuran memadai untuk ‎belajar dengan nyaman. Desain meja ‎memungkinkan kaki peserta didik masuk ‎dengan leluasa ke bawah meja. Meja tidak ‎diperlukan jika kursi sudah dilengkapi ‎tempat menulis. ‎
‎1.3 ‎ Kursi guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎duduk dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Meja guru ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
dipindahkan. Ukuran memadai untuk ‎bekerja dengan nyaman. ‎
‎1.5 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/lab ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan yang ‎mendukung kegiatan praktek bahasa. ‎Tertutup dan dapat dikunci. ‎
‎2 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎2.1 ‎ Perangkat ‎multimedia ‎ ‎1 set/lab ‎ Kualitas suara dapat didengar dengan baik ‎dari seluruh bagian lab. Dapat ‎memanfaatkan perangkat multimedia yang ‎terdapat di ruang perpustakaan. ‎
‎3 ‎ Media ‎Pendidikan ‎
‎3.1 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/lab ‎ Ukuran minimum 90 cm x 200 cm. ‎Ditempatkan pada posisi yang ‎memungkinkan seluruh peserta didik ‎melihatnya dengan jelas. ‎
‎4 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎4.1 ‎ Kotak kontak ‎ ‎2 buah/lab ‎
‎4.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎4.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/lab ‎

‎8. Ruang Pimpinan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang pimpinan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan pengelolaan ‎sekolah/madrasah, pertemuan dengan sejumlah kecil guru, orang tua murid, unsur komite ‎sekolah/majelis madrasah, petugas dinas pendidikan, atau tamu lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang pimpinan 12 m2 dan lebar minimum 3 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang pimpinan mudah diakses oleh guru dan tamu, dapat dikunci dengan baik. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang pimpinan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.12. ‎

Tabel 4.12 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Pimpinan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi pimpinan ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja pimpinan ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk bekerja dengan nyaman. ‎
‎1.3 ‎ Kursi dan meja ‎tamu ‎ ‎1 set/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk 5 orang duduk ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
dengan nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan pimpinan ‎sekolah/madrasah. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.5 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎lain ‎
‎2.1 ‎ Simbol ‎kenegaraan ‎ ‎1 set/ruang ‎ Terdiri dari Bendera Merah Putih, Garuda ‎Pancasila, Gambar Presiden RI, dan ‎Gambar Wakil Presiden RI. ‎
‎2.2 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.3 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎9. Ruang Guru ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang guru berfungsi sebagai tempat guru bekerja dan istirahat serta menerima ‎tamu, baik peserta didik maupun tamu lainnya. ‎
‎ ‎ b.‎ Rasio minimum luas ruang guru 4 m2/pendidik dan luas minimum 56 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang guru mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari luar ‎lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang guru dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.13. ‎

Tabel 4.13 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Guru ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/guru ‎ditambah 1 ‎buah/wakil kepala ‎sekolah/madrasah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/guru ‎ Kuat, stabil, dan aman. Model meja ‎setengah biro. Ukuran memadai untuk ‎menulis, membaca, memeriksa pekerjaan, ‎dan memberikan konsultasi. ‎
‎1.3 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/guru atau ‎‎1 buah yang ‎digunakan ‎bersama oleh ‎semua guru ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan guru untuk ‎persiapan dan pelaksanaan pembelajaran. ‎Tertutup dan dapat dikunci. ‎
‎1.4 ‎ Kursi tamu ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎1.5 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎1.6 ‎ Papan ‎pengumuman ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎

No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.2 ‎ Tempat cuci ‎tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.3 ‎ Jam dinding ‎ 1 buah/ruang ‎

‎10. Ruang Tata Usaha ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang tata usaha berfungsi sebagai tempat kerja petugas untuk mengerjakan ‎administrasi sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Rasio minimum luas ruang tata usaha 4 m2/petugas dan luas minimum 16 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang tata usaha mudah dicapai dari halaman sekolah/madrasah ataupun dari ‎luar lingkungan sekolah/madrasah, serta dekat dengan ruang pimpinan. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang tata usaha dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.14. ‎

Tabel 4.14 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Tata Usaha ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk duduk dengan nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/petugas ‎ Kuat, stabil, dan aman. Model meja ‎setengah biro. Ukuran memadai untuk ‎melakukan pekerjaan administrasi. ‎
‎1.3 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan arsip dan perlengkapan ‎pengelolaan administrasi ‎sekolah/madrasah. Tertutup dan dapat ‎dikunci. ‎
‎1.4 ‎ Papan statistik ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Berupa papan tulis berukuran minimum 1 ‎m2 . ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.2 ‎ Mesin ketik/ ‎komputer ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.3 ‎ Filing cabinet ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.4 ‎ Brankas ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.5 ‎ Telepon ‎ ‎1 buah/sekolah ‎
‎2.6 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.7 ‎ Kotak kontak ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.8 ‎ Penanda waktu ‎ ‎1 buah/sekolah ‎

‎11. Tempat Beribadah ‎
‎ ‎ a.‎ Tempat beribadah berfungsi sebagai tempat warga sekolah/madrasah melakukan ‎ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah. ‎
‎ ‎ b.‎ Banyak tempat beribadah sesuai dengan kebutuhan tiap SMA/MA, dengan luas ‎minimum 12 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Tempat beribadah dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.15. ‎

Tabel 4.15 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Beribadah ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari/rak ‎ ‎1 buah/tempat ‎ibadah ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan perlengkapan ibadah. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan lain ‎
‎2.1 ‎ Perlengkapan ibadah ‎ Disesuaikan dengan kebutuhan. ‎
‎2.2 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/tempat ‎ibadah ‎

‎12. Ruang Konseling ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang konseling berfungsi sebagai tempat peserta didik mendapatkan layanan ‎konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang konseling 9 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang konseling dapat memberikan kenyamanan suasana dan menjamin privasi ‎peserta didik. ‎
‎ ‎ d.‎ Ruang konseling dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.16. ‎

Tabel 4.16 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Konseling ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Meja kerja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk bekerja dengan ‎nyaman. ‎
‎1.2 ‎ Kursi kerja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk duduk dengan ‎nyaman. ‎
‎1.3 ‎ Kursi tamu ‎ ‎2 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran ‎memadai untuk duduk dengan ‎nyaman. ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Tertutup dan ‎dapat dikunci. ‎
‎1.5 ‎ Papan kegiatan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2 ‎ Peralatan Konseling ‎
‎2.1 ‎ Instrumen konseling ‎ ‎1 set/ruang ‎

‎2.2 ‎ Buku sumber ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎2.3 ‎ Media pengembangan ‎kepribadian ‎ ‎1 set/ruang ‎ Menunjang pengembangan kognisi, ‎emosi, dan motivasi peserta didik. ‎
‎3 ‎ Perlengkapan lain ‎
‎3.1 ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎13. Ruang UKS ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang UKS berfungsi sebagai tempat untuk penanganan dini peserta didik yang ‎mengalami gangguan kesehatan di sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang UKS 12 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang UKS dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.17. ‎

Tabel 4.17 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang UKS ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Tempat tidur ‎ ‎1 set/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎1.2 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci. ‎
‎1.3 ‎ Meja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎1.4 ‎ Kursi ‎ ‎2 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan Lain ‎
‎2.1 ‎ Catatan kesehatan ‎peserta didik ‎ ‎1 set/ruang ‎
‎2.2 ‎ Perlengkapan P3K ‎ ‎1 set/ruang ‎ Tidak kadaluarsa ‎
‎2.3 ‎ Tandu ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.4 ‎ Selimut ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.5 ‎ Tensimeter ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.6 ‎ Termometer badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.7 ‎ Timbangan badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.8 ‎ Pengukur tinggi ‎badan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.9 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.10 ‎ Tempat cuci tangan ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎2.11‎ ‎ Jam dinding ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎14. Ruang Organisasi Kesiswaan ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang organisasi kesiswaan berfungsi sebagai tempat melakukan kegiatan ‎kesekretariatan pengelolaan organisasi kesiswaan. ‎
‎ ‎ b.‎ Luas minimum ruang organisasi kesiswaan 9 m2 . ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang organisasi kesiswaan dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada ‎Tabel 4.18. ‎

Tabel 4.18 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Ruang Organisasi Kesiswaan ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Meja ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan. ‎
‎1.2 ‎ Kursi ‎ ‎4 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, aman, dan mudah dipindahkan. ‎
‎1.3 ‎ Papan tulis ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.4 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Dapat dikunci. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎lain ‎
‎2.1 ‎ Jam dinding ‎ 1 buah/ruang ‎

‎15. Jamban ‎
‎ ‎ a.‎ Jamban berfungsi sebagai tempat buang air besar dan/atau kecil. ‎
‎ ‎ b.‎ Minimum terdapat 1 unit jamban untuk setiap 40 peserta didik pria, 1 unit ‎jamban untuk setiap 30 peserta didik wanita, dan 1 unit jamban untuk guru. Jumlah minimum ‎jamban setiap sekolah/madrasah 3 unit. ‎
‎ ‎ c.‎ Luas minimum 1 unit jamban 2 m2 . ‎
‎ ‎ d.‎ Jamban harus berdinding, beratap, dapat dikunci, dan mudah dibersihkan. ‎
‎ ‎ e.‎ Tersedia air bersih di setiap unit jamban. ‎
‎ ‎ f.‎ Jamban dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.19. ‎

Tabel 4.19 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Jamban ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎1.1 ‎ Kloset jongkok ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Saluran berbentuk leher angsa. ‎
‎1.2 ‎ Tempat air ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Volume minimum 200 liter. Berisi air ‎bersih. ‎
‎1.3 ‎ Gayung ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.4 ‎ Gantungan ‎pakaian ‎ ‎1 buah/ruang ‎
‎1.5 ‎ Tempat sampah ‎ ‎1 buah/ruang ‎

‎16. Gudang ‎
a. ‎ Gudang berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan pembelajaran di luar ‎
kelas, ‎ tempat ‎ menyimpan ‎ sementara peralatan sekolah/madrasah ‎ yang ‎
tidak/belum berfungsi, dan tempat menyimpan arsip sekolah/madrasah yang ‎
telah berusia lebih dari 5 tahun. ‎
b. ‎ Luas minimum gudang 21 m2 . ‎
c. ‎ Gudang dapat dikunci. ‎
d. ‎ Gudang dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4.20. ‎

Tabel 4.20 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Gudang ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Perabot ‎
‎1.1 ‎ Lemari ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan alat-alat dan arsip ‎berharga. ‎
‎1.2 ‎ Rak ‎ ‎1 buah/ruang ‎ Kuat, stabil, dan aman. Ukuran memadai ‎untuk menyimpan peralatan olahraga, ‎kesenian, dan keterampilan. ‎

‎17. Ruang Sirkulasi ‎
‎ ‎ a.‎ Ruang sirkulasi horizontal berfungsi sebagai tempat penghubung antar ruang ‎dalam bangunan sekolah/madrasah dan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan bermain dan ‎interaksi sosial peserta didik di luar jam pelajaran, terutama pada saat hujan ketika tidak ‎memungkinkan kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah/madrasah. ‎
‎ ‎ b.‎ Ruang sirkulasi horizontal berupa koridor yang menghubungkan ruang-ruang di ‎dalam bangunan sekolah/madrasah dengan luas minimum 30% dari luas total seluruh ruang pada ‎bangunan, lebar minimum 1,8 m, dan tinggi minimum 2,5 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Ruang sirkulasi horizontal dapat menghubungkan ruang-ruang dengan baik, ‎beratap, serta mendapat pencahayaan dan penghawaan yang cukup. ‎
‎ ‎ d.‎ Koridor tanpa dinding pada lantai atas bangunan bertingkat dilengkapi pagar ‎pengaman dengan tinggi 90-110 cm. ‎
‎ ‎ e.‎ Bangunan bertingkat dilengkapi tangga. Bangunan bertingkat dengan panjang ‎lebih dari 30 m dilengkapi minimum dua buah tangga. ‎
‎ ‎ f.‎ Jarak tempuh terjauh untuk mencapai tangga pada bangunan bertingkat tidak ‎lebih dari 25 m. ‎
‎ ‎ g.‎ Lebar minimum tangga 1,8 m, tinggi maksimum anak tangga 17 cm, lebar anak ‎tangga 25-30 cm, dan dilengkapi pegangan tangan yang kokoh dengan tinggi 85-90 cm. ‎
‎ ‎ h.‎ Tangga yang memiliki lebih dari 16 anak tangga harus dilengkapi bordes dengan ‎lebar minimum sama dengan lebar tangga. ‎
‎ ‎ i.‎ Ruang sirkulasi vertikal dilengkapi pencahayaan dan penghawaan yang cukup. ‎

‎18. Tempat Bermain/Berolahraga ‎
‎ ‎ a.‎ Tempat bermain/berolahraga berfungsi sebagai area bermain, berolahraga, ‎pendidikan jasmani, upacara, dan kegiatan ekstrakurikuler. ‎
‎ ‎ b.‎ Tempat bermain/berolahraga memiliki rasio luas minimum 3 m2/peserta didik. ‎Untuk dengan banyak peserta didik kurang dari 334, luas minimum tempat bermain/berolahraga ‎‎1000 m2. Di dalam luas tersebut terdapat ruang bebas untuk tempat berolahraga berukuran 30 m ‎x 20 m. ‎
‎ ‎ c.‎ Tempat bermain/berolahraga yang berupa ruang terbuka sebagian ditanami ‎pohon penghijauan. ‎
‎ ‎ d.‎ Tempat bermain/berolahraga diletakkan di tempat yang tidak mengganggu ‎proses pembelajaran di kelas. ‎
‎ ‎ e.‎ Tempat bermain/berolahraga tidak digunakan untuk tempat parkir. ‎
‎ ‎ f.‎ Ruang bebas yang dimaksud di atas memiliki permukaan datar, drainase baik, ‎dan tidak terdapat pohon, saluran air, serta benda-benda lain yang mengganggu kegiatan ‎olahraga. ‎
‎ ‎ g.‎ Tempat bermain/berolahraga dilengkapi dengan sarana sebagaimana tercantum ‎pada Tabel 4.21. ‎

Tabel 4.21 Jenis, Rasio, dan Deskripsi Sarana Tempat Bermain/Berolahraga ‎
No ‎ Jenis ‎ Rasio ‎ Deskripsi ‎
‎1 ‎ Peralatan ‎Pendidikan ‎
‎1.1 ‎ Tiang bendera ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Tinggi sesuai ketentuan yang berlaku. ‎
‎1.2 ‎ Bendera ‎ ‎1 buah/sekolah ‎ Ukuran sesuai ketentuan yang berlaku. ‎
‎1.3 ‎ Peralatan bola ‎voli ‎ ‎2 buah/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.4 ‎ Peralatan sepak ‎bola ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.5 ‎ Peralatan bola ‎basket ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum 6 bola. ‎
‎1.6 ‎ Peralatan senam ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum matras, peti loncat, tali loncat, ‎simpai, bola plastik, tongkat, palang ‎tunggal, gelang. ‎
‎1.7 ‎ Peralatan atletik ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Minimum lembing, cakram, peluru, tongkat ‎estafet, bak loncat. ‎
‎1.8 ‎ Peralatan seni ‎budaya ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Disesuaikan dengan potensi masing-masing ‎‎. ‎
‎1.9 ‎ Peralatan ‎ketrampilan ‎ ‎1 set/sekolah ‎ Disesuaikan dengan potensi masing-masing ‎‎. ‎
‎2 ‎ Perlengkapan ‎Lain ‎
‎2.1 ‎ Pengeras suara ‎ ‎1 set/sekolah ‎
‎2.2 ‎ Tape recorder ‎ ‎1 buah/sekolah ‎

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, ‎
TTD. ‎
BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan ‎aslinya. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional, Kepala Bagian ‎Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I,‎
‎ Muslikh, S.H. NIP 131479478 ‎

Tentang IAIN Pontianak

Lecture
Pos ini dipublikasikan di Materi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s